Urutan Baliho Paslon Pilkada Lombok Barat Diprotes Warga

Urutan Baliho Paslon Pilkada Lombok Barat Diprotes Warga
DIPROTES : Warga memprotes pemasangan baliho yang tidak berurutan dari kiri ke kanan. (PANWAS FOR RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG-Panwaslu Lombok Barat menerima protes dari sejumlah pihak terkait pemasangan baliho yang urutannya terbalik yakni dimulai dari Paslon nomor 3, lalu Paslon nomor 2 dan terakhir Paslon nomor 1. “ Protes ke Panwascam Batu Layar, kemudian sudah saya sampaikan ke pihak KPU untuk diperbaiki secara cepat agar tidak menjadi sengketa Pilkada,” ungkap Ketua Panwaslu Lobar Lalu Arjuna Surya Nursiwan, Kamis (8/3).

Ketua KPU Lobar, Suhaimi Syamsuri membenarkan ada protes tersebut. Pihaknya pun sudah meminta pihak yang di lapangan untuk segera mengganti urutan sesuai dengan kaidah yang berlaku. “Iya, itu dipasang dengan kaidah arab. Saya sudah meminta untuk diperbaiki sesuai kaidah yang sebenarnya. Paslon Nomor 1, Nomor 2 baru Nomor 3,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, untuk baliho disediakan 15 lembar. Masing-masing paslon 5 lembar. Secara berjejer baliho masing-masing Paslon terpasang di lima lokasi yang mewakili lima dapil, yakni Sekotong-Lembar, Gerung Kuripan, Kediri-Labuapi, Narmada-Lingsar dan Gunung Sari-Batu Layar.

Untuk baliho memang menjadi tugas KPU untuk memasang. Sementara spanduk diserahkan kepada masing-masing Tim Pemenangan Paslon untuk memasang sebanyak dua spanduk per paslon per desa/kelurahan di 122 desa/kelurahan se Lobar. Total spanduk paslon sebanyak 720 yang sudah diserahkan KPU. Selanjutnya umbul-umbul juga sudah diserahkan sebanyak 300 lembar untuk seluruh Paslon. Umbul-umbul dipasang sesuai zona-zona yang sudah diatur. “Untuk stiker, poster pamplet dan brosur, masih dalam proses. Segera akan kita serahkan untuk dipasang,” terangnya. (zul)