UPT Dikmen Lotim Tegaskan Tidak Ada Titipan

Saiful Islam
Saiful Islam (Irwan/Radar Lombok)

SELONG – UPTD Layanan Pendidikan Menengah (Dikmen) dan PK-LPK Lombok Timur (Lotim) memastikan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini tidak ada siswa titipan.

“Kami tegaskan tidak ada sekolah yang boleh main titip-titipan. Baik mereka anak pejabat maupun tidak. PPDB tahun ini harus benar-benar berkualitas,” kata Kepala UPTD Layanan Pendidikan Menengah (Dikmen) dan PK-LPK Lombok Timur (Lotim), Saiful Islam, Sabtu (1/7).

PPDB kali ini, jelasnya, pemerintah telah menetapkan sistem zonasi. Sistem ini bertujuan untuk pemerataan siswa bagi semua sekolah. Selain itu, sistem ini bertujuan menghilangkan istilah sekolah unggulan.

Karena sekolah unggulan sudah dihilangkan, sambungnya, nantinya pemerintah juga akan memeratakan dan menempatkan guru-guru yang profesioanal dan berkompetensi di semua sekolah. Baik sekolah yang ada di pelosok maupun sekolah yang ada di perkotaan.

“Jadi saya tegaskan lagi, tidak ada sekolah unggulan. Saat ini semua sekolah sama saja baik yang ada di pelosok maupun di kota,” terangnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Sakra Timur, Sahnun Zain mengatakan, sistem zonasi yang diberlakukan untuk semua sekolah sangat menguntungkan. Dengan sistem zonasi yang ada, kuota sekolah bisa terpenuhi.

“Secara kebetulan pada tahun ini kita mendapat kuota sebanyak 160 yang terdiri dari 5 kelas. Masing-masing kelas diisi sebanyak 32 siswa. Sistem ini menguntungkan bagi kita,” terangnya.

Namun lanjutnya, bagi siswa yang ingin sekolah di tempat lain, yang bersangkutan bisa masuk ke sekolah tujuan asalkan nilai rapot rata –rata 8,5 dengan nilai ujian minimal 7,5. “jadi tidak ada istilah titipan anak pejabat dengan sistem ini,” tegasnya. (cr-wan)

BACA JUGA :  Lulusan SMP Nihil Corat-Coret