Upaya ECCO Melestarikan Lingkungan Mendapat Perhatian Paus Francis

DIUNDANG PAUS FRANCIS: Founder Yayasan Youth ECCO Indonesia, Walissa Tanaya Pramanasari dan Hendra Adhigoena Prakarsa dari Lombok-NTB, ketika diundang dan bertemu Paus Francis di Vatikan. (ist for radarlombok)

MATARAM—Yayasan Youth ECCO Indonesia, pada Rabu, 27 Oktober 2021 lalu, mendapatkan undangan untuk bertemu Paus Francis di Vatikan.

Para founder ECCO, Walissa Tanaya Pramanasari dan Hendra Adhigoena Prakarsa dari Lombok-NTB, mewakili yayasan, bertemu Paus Francis, bersama-sama dengan delegasi dari PIRE (Polish Chamber of Electromobility Development), Polish Youth Climate Council, Kementerian Lingkungan Polandia, Pictureworks dan beberapa lembaga lainnya.

“Pertemuan itu, ECCO mempromosikan kegiatan lingkungannya di Indonesia, dengan memberikan tas bambu TeluCraft dari Lombok, dan juga meminta tanda tangan Paus Francis dalam buku Sahabat Bakau,” kata salah satu Founder ECCO, Walissa Tanaya Pramanasari, dalam keterangan pers yang diterima Radar Lombok, Minggu (7/11).

BACA JUGA :  Upaya Pelestarian Lingkungan, ECCO Gelar Webinar dan Lomba ECCO Ambassador

Kesempatan itu, sambung Walissa, ECCO juga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan seruan Paus Francis kepada dunia, untuk mengatasi perubahan iklim.

Dimana pada tanggal 4 Oktober lalu, Paus Francis juga menghadiri pertemuan “Faith and Science: Towards COP26” di Vatikan, dimana pemuka agama dari seluruh dunia bertemu untuk membahas pentingnya berdiri bersama untuk menyelamatkan bumi tanpa batasan politik, budaya dan sosial.

Pertemuan ECCO bersama Paus Francis, juga merupakan acara persiapan menuju COP26, Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim, 31 Oktober-12 November di Glasgow. “ECCO turut mendukung acara EMOBI Trip, Road to COP 26 yang diadakan oleh partner ECCO, PIRE,” beber Walissa.

BACA JUGA :  ECCO Seminar & Debate 2021: Meningkatkan Kesadaran Lingkungan dengan Berpikir Kritis

Inisiatif tersebut, sambungnya, sekaligus ikut mendukung percepatan kendaraan listrik di dunia, dengan mengadakan perjalanan keliling Eropa menggunakan mobil listrik.

“Pertemuan ECCO dengan Paus Francis menandai komitmen ECCO berkegiatan dalam pelestarian lingkungan, khususnya dalam meningkatkan literasi iklim, mendukung dialog antar agama tentang lingkungan, menanam bakau, dan mensosialisasikan percepatan kendaraan listrik di Indonesia,” pungkas Walissa. (gt)