Upaya Desa Terara Menjadikan Daerahnya Terlihat Indah

Dahulu Kumuh, Kini Jadi Tempat Selvi

Desa Terara
SWAFOTO: Salah seorang anak sedang selvi atau swafoto dengan latar belakang lukisan yang bertema “jauhi narkoba”. (IRWAN/RADAR LOMBOK)

Demi menjadikan kampungnya terlihat indah, masyarakat Desa Terara, Kecamatan Terara, Lombok Timur (Lotim), menggambari dinding sepanjang 800 meter di semua gang desanya dengan lukisan mural. Termasuk lokasi-lokasi yang awalnya kumuh juga digambari dengan aneka motif gambar yang indah dan menarik hati.


JANWARI IRWAN – LOTIM


SENI lukis dinding atau mural, merupakan suatu seni yang akhir-akhir ini tengah diminati masyarakat karena keunikannya, sekaligus artistik. Seni lukis dinding termasuk bagian dari interior design yang dapat meningkatkan nilai properti. Lukis dinding telah ada semenjak ratusan tahun yang lalu, dan kini banyak diaplikasikan di berbagai lokasi dan area.

“Lukisan di dinding dan tembok ini untuk memperindah kampung. Dibandingkan menggunakan cat dinding biasa, lama-lama bisa kusam. Kebetulan pula kita dapat bantuan dana “Kotaku” (Kota Tanpa Kumuh), untuk merubah desa yang kumuh menjadi indah,” kata Kepala Desa Terara, Lalu Ikhwan kepada Radar Lombok, Senin kemarin (2/10).

Dikisahkan Ikhwan, untuk merubah perwajahan kampung kumuh, dengan menggunakan media lukisan di dinding-dinding rumah dan tembok tembok jalan. Ide itu berawal setelah Desa Terara di cap sebagai salah satu daerah yang rawan dengan peredaran  nakrkoba. Bahkan hal itu sempat mengkhawatirkan masyarakat.

Melihat berbagai permasalahan itu, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Terara kemudian menjalin kerjasama dengan “Kotaku”, untuk melaksanakan program dan langkah kreatif dengan cara mewarnai dinding-dinding kosong yang ada di gang sepanjang desa dengan tema-tema gambar  yang mendidik.