Unram Tawarkan Tes Ulang

Adhar juga mendorong Unram tetap menjalin komunikasi kepada wali calon mahasiswa baru yang dianulir tanggal 24 Juli. Komunikasi yang berlangsung antara Unram dan wali calon mahasiswa baru tersebut, diharapkan bisa mennghadirkan solusi terbaik dan mendinginkan suasana. Sehingga semua pihak tidak dirugikan dalam permasalahan tersebut. “Kita ingin ada komunikasi kedua belah pihak, sehingga Unram tetap berada pada posisi yang bijak,” ujarnya.

Polemik pengumuman hasil tes seleksi Mandiri Unram ini mendapat kecaman dari DPRD Provinsi NTB. Alasan Unram yang mengaku adanya kekeliruan IT, dinilai tidak masuk akal. Itulah yang membuat komisi V DPRD Provinsi NTB bidang Pendidikan akan segera memanggil Unram atas polemik tersebut. “Beberapa orang sudah mengeluhkan juga ke saya. Kasian masyarakat yang merasa dirugikan. Karena sangat mustahil kekeliruan IT terjadi di Unram,” ujar Ketua Komisi V, H MNS Kasdiono.

Kata dia, Unram merupakan lembaga perguruan tinggi negeri yang sangat dibanggakan di NTB dan Indonesia bagian timur. Bahkan ini pertama kali terjadi, sangat mustahil juga karena kekeliruan. Padahal, kepercayaan publik menjadi hal penting dalam dunia pendidikan. “Pengumuman pertama dibatalkan, Unram ceroboh. Kurang teliti, lucu sekali,” cibirnya. (rie/zwr)

BACA JUGA :  1.248 Mahasiswa Unram Terdampak Gempa Terima Beasiswa