Unram Pastikan Soal SBMPTN Tidak Bocor

Unram Pastikan Soal SBMPTN Tidak Bocor
PEMERIKSAAN: Rektor Unram, Prof. Ir. H. Sunarpi, Ph.D bersama Panlok Unram melakukan pemeriksaan soal SBMPTN untuk memastikan keamanannya. (NASRI/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Sehari sebelum berlangsungnya Seleksi Bersama Nasional Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), pihak Universitas Mataram (Unram) bersama Panitia Lokal (Panlok) melakukan pemeriksaan keamanan soal. Dari hasil pemeriksaan dipastikan sangat mustahil terjadi kebocoran.

“Saya jamin kebocoran soal pada tes SBMPTN hari ini tidak mungkin terjadi,” kata Rektor Unram, Prof. Ir. H. Sunarpi, Ph.D, Senin (15/5).

Pada kesempatan tersebut, Sunarpi bersama jajaran Panlok SBMPTN mendatangi tempat penyimpanan soal yang berada di gedung auditorium Unram. Disebutnya tempat penyimpanan soal SBMPTN sangat mustahil dijangkau untuk dibocorkan.

Ini karena pada gudang penyimpanan tersebut, selain menggunakan tiga gembok sekaligus, juga tingkat keamanan penyimpanan soal pada bok yang digunakan sangat sulit dibuka.  Praktis, pelaksanaan tes yang akan berlangsung selama satu hari tersebut dipastikan akan berjalan aman dan bersih.

Sesuai tugas Panlok, diwajibkan melakukan pengawasan yang ketat sampai soal beredar di semua ruangan yang menjadi lokasi tes para peserta. Dimana terdapat sebanyak 12.482 peserta yang akan dalam ujian tersebut. Baik itu pengawasan yang dilakukan untuk peserta yang menggunakan tes yang berbasis komputer dan manual.

Sunarpi juga membeberkan, tes dengan menggunakan SBMPTN dinilai lebih berintegritas, sehingga kuota pada jalur tersebut ditambah menjadi 40 persen. Bahkan pada jalur tersebut, tingkat kesulitannya cukup tinggi.

Kemudian terkait perjokian pada soal SBMPTN yang dikhawatirkan akan dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, pihaknya juga menegaskan, bahwa hal tersebut mustahil terjadi. Kalaupun akan ada kecurangan pada pelaksanaan tes tersebut, para peserta dengan mudah akan terdeteksi identitasnya oleh sistem yang ada di komputer.

“Yang pasti pelaksanaan tes SBMPTN ini akan menghasilkan calon-calon mahasiswa yang berkualitas,” lanjutnya.

Adapun jika dilihat dari jumlah peminat dan pendaftar tahun ini sangatlah tinggi. Tapi pihak Unram sudah memastikan dari 35 Prodi yang dimilikinya hanya akan menerima 1.498 calon mahasiswa saja.

Pada kesempatan penerimaan mahasiswa tersebut, Sunarpi menegaskan bahwa semua kalangan pasti akan diterima.  Namun demikian dengan catatan para peserta itu memenuhi syarat dan nilai yang sudah ditentukan panitia.

Sementara itu, Ketua Panlok Unram, Prof. Dr. Lalu Wiresapta Karyadi mengatakan, pada pelaksanaan tes tersebut, pihaknya menggunakan kurang lebih 23 sektor, 67 lokasi, 475 ruang dan 1.053 pengawas. Dengan memanfaatkan beberapa SMA, SMK dan SMP yang ada di Kota Mataram, hal ini dilakukan supaya tingkat kesterilan pada pelaksanaan tes berlangsung tetap berjalan dengan baik.

“Kita sudah sesuiakan tempat tes yang steril dan menjamin kefokusan para peserta untuk menjawab soal soalnya,” tutupnya. (cr-rie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid