Unram Mulai Bidik Dosen Muda untuk Pertukaran

UNRAM: inilah kampus Unram yang selama ini menjadi kampus favorit di NTB (NASRI/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Civitas akademika Universitas Mataram (Unram) kian gencar mengorbitkan para dosen muda di kampus itu. Para dosen muda ini rencananya akan diorbitkan untuk program pertukaran ke luar negeri.

“Kita sudah mulai bidik dosen muda. Kita sudah suruh mereka persiapkan artikelnya pada Asia Konferensi,” kata Rektor Unram Prof. Ir. H. Sunarpi, Ph.D Selasa kemarin (30/5).

Disampaikannya, sejauh ini di kampus Unram diakuinya untuk pertukaran mahasiswa memang belum ada. Namun pada kesempatan ini, pertukaran untuk dosen muda sudah mulai dipersiapkan dan akan mengirim beberapa bibit dosen muda yang dipercaya.

Adapun persiapan yang dilakukan yakni, beberapa dosen sudah mulai diminta persiapkan artikel untuk melengkapi syarat akademik yang dimilikinya.

Disebutnya, pertukaran dosen muda ini tidak lain supaya peningkatan kualitas di kampus Unram semakin signifikan. Mengingat pertukaran dosen muda bisa jadi akan berlangsung di luar negeri baik itu di wilayah Asia dan Eropa.

Baginya hal ini merupakan kesempatan emas para dosen muda. Karena itu, kesempatan ini diminta untuk tidak disia-siakan.

Sunarpi menambahkan, pada program pertukaran dosen muda tersebut, pihaknya tidak akan melakukannya dengan tergesa gesa. Namun pihaknya akan persiapkan dosen muda yang benar-benar berkualitas dengan lebih teliti.

Sementara itu, Wakil Rektor I Unram, Prof. Dr. Lalu Wiresapta Karyadi mengatakan, program pertukaran baik itu pertukaran mahasiswa dan pertukaran dosen muda sudah lama dinanti-nanti pihaknya. Namun beruntung pihaknya baru mendapatkan jatah pada program pertukaran dosen muda yang dimiliki kampus Unram tersebut.

Melihat keberuntungan yang didapat oleh kampus Unram, ia selaku wakil rektor sangat teliti dalam mempersiapkan para calon dosen muda yang akan menjalani misi pertukaran tersebut. Ketelitian itu dilakukan untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

“Kita delegasikan dosen muda untuk mengikuti program itu, ya harus kita pilih dengan teliti,” tutupnya. (cr-rie)