Unram Bentuk Tim Selidiki Dugaan Cabul Oknum Dosen

Illustrasi
Advertisement

MATARAM – Belum selesai adanya dugaan oknum mahasiswa yang konsumsi narkoba, kini salah seorang dosen di perguruan tinggi negeri (PTN) ternama di NTB kembali diguncang kasus dugaan pencabulan kepada mahasiswinya. Kasus tersebut mulai mencuat setelah keluarga mahasiswi korban pencabulan melaporkan oknum dosen di salah satu fakultas PT di NTB tersebut ke pihak kampus.

Dugaan tindak pencabulan dilakukan oleh oknum dosen tersebut, ketika mahasiswi (korban) tengah melakukan konsultasi skripsi di salah satu ruangan di fakultas yang ada di PT (perguruan tinggi) ternama tersebut.

Terkait laporan dugaan pencabulan yang dilakukan oleh oknum dosen, Rektor Unram Prof H Lalu Husni mengaku langsung membentuk tim untuk menyelidiki laporan dari keluarga mahasiswi, korban pencabulan.

“Kita sudah bentuk tim dan saat ini sedang bekerja untuk menyelidiki kejadian tersebut. Kalau terbukti akan ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku dalam hal ini Peraturan Rektor tentang Kode Etik Dosen,” kata Prof Lalu Husni.

Menurut Rektor, jika kejadian tersebut benar adanya sebagaimana laporan mahsiswi yang menjadi korban, maka ini mencoreng nama baik kampus.

“Kalau itu benar terjadi, maka oknum dosen tersebut harus diberikan sanksi tegas sesuai dengan perbuatannya,” ucap Rektor. 

Terpisah, Dekan Fakultas Hukum Unram Dr Hirsanuddin, mengatakan kasus dugaan pencabulan oleh oknum dosen tersebut masih dalam proses verifikasi.

“Kita sudah menindaklanjuti kasus tersebut. Yang melapor adalah korban itu sendiri bahkan sudah diminta keterangan kepada mahasiswi tersebut. Nanti kita akan sidang Selasa (21/7),” terangnya.

Dikatakan lebih lanjut, saat sidang nanti langsung di ketuai oleh Ketua Majelis Etik Fakultas Hukum Unram Prof H Zainal Asikin.

” Nanti saja apa sanksi buat oknum dosen tersebut kalau terbukti, Selasa saat sidang Kode Etik. Bahkan semua laporan sudah kita serahkan ke pak Prof Asikin atas kasus ini,” tutupnya. (adi)