Unham Buka Pendaftaran Pascasarjana S2 Pendidikan Dasar

Dr. Padlurrahman, M.Pd
Dr. Padlurrahman, M.Pd

SELONG – Banyaknya anggapan masyarakat yang menganggap program Strata Dua (S2) Pendidikan Dasar hanya relevan bagi guru sekolah dasar atau sederajat ditangapi Direktur Program Pasca Sarjana Universitas Hamzanwadi, Dr Padlurrahman, M.Pd, Kamis (4/6)

Dr Padlurahman mengatakan, selama ini banyak menyebut hal itu, padahal pendidikan dasar itu tidak hanya SD/MI tapi SMP/MTs sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2010 tentang pengelolaan penyelenggaraan pendidikan bab 1 poin 7.

“Pendidikan dasar adalah jenjang pendidikan pada jalur pendidikan formal yang melandasi jenjang pendidikan menengah, yang diselenggarakan pada satuan pendidikan berbentuk sekolah dasar dan Madrasah Ibtidaiyah atau bentuk lain yang sederajat serta menjadi satu kesatuan kelanjutan pendidikan pada satuan pendidikan yang berbentuk sekolah menengah pertama dan madrasah tsanawiyah, atau bentuk lain yang sederajat,” jelasnya mengutip Peraturan Pemerintah tersebut.

Kenapa persepsi itu diluruskan, lanjut doktor jebolan UNJ itu, supaya masyarakat tidak salah pemahaman dan persepsi terhadap hal itu, mengingat perkembangan pendidikan hari ini terus mengalami kemajuan, sehingga masyarakat tidak terjebak pemahaman yang keliru dalam memilah dan memilih pendidikan lanjutan pada program tertentu.

Lebih lanjut dipaparkan, sejak dibuka program pascasarjana Universitas Hamzanwadi telah memiliki izin sesuai dengam keputusan Menristek Dikti Nomor: 1209 /KPT /1/2018.

“Untuk tahun ini program pasca sarjana kembali membuka pendaftaran mahasiswa baru Prodi S2 Pendidikan Dasar. Kami mengajak bpk/ibu guru SD/MI dan SMP/MTs untuk bergabung,” ajaknya.

Disebutkan, bagi yang memiliki tugas dinas, khususnya yang berdomisili di Lombok, maka tugas dinas tidak terganggu.

“Intinya, dengan kuliah pasca di Universitas Hamzanwadi bisa kuliah tepat waktu, biaya efisien, pembelajaran bisa melalui daring, kualitas terjamin, fasilitas memadai, dan lainnya,” ujar Padlurrahman. (luk)