Unggul di Survei, Luthfi-Wahid Optimis Menang

Unggul : Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur Luthfi- Wahid salah satu kandidat yang cukup kuat di Pilkada Lombok Timur. (Dok/Radar Lombok )

SELONG – Tim pemenangan HM. Syamsul Luthfi- H. Abdul Wahid (Luthfi- Wahid) optimis bisa memenangkan Pilkada Lombok Timur mendatang. Berdasarkan survei LSI, mayoritas masyarakat Lombok Timur menginginkan  pasangan ini menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur. Survei LSI berlangsung 28 Mei – 1 Juni dan telah dirilis 12 Juni lalu.

Survei LSI dilakukan dengan beberapa simulasi. Diantaranya simulasi 5 calon bupati  yaitu HM. Syamsul Luthfi menempati posisi teratas yaitu 30,7 persen, disusul H. Rumaksi 19,1 persen, H. Haerul Warisin 18,0 persen, Hasan Rahman 7,5 Persen, Edwin Hadiwijaya 2,5 persen dan tidak tahu 22,3 persen.  Berikutnya yaitu berpasangan dengan simulasi 3 pasangan calon bupati dan wakil bupati. Dimana  pasangan Luthfi – Wahid tetap menempati posisi teratas 38,4 persen,  disusul pasangan Iron – Edwin Hadiwijaya 21,6 persen dan Rumaksi-  Amrul Jihad 17,7 persen serta belum menjawab/tidak tahu 22,3 persen.” Meski hasil survei LSI pasangan Luthfi- Wahid tertinggi namun  kami dari tim pemenangan menilai belum mencapai target. Target kami sesungguhnya lebih dari itu,” kata wakil ketua tim Luthfi – Wahid bidang pemenangan dan strategis, Sadarudin.

Baca Juga :  Rekrutmen PPPK, 3.506 Guru Diusulkan

Karena itu tim pemenangan baik itu relawan unsur organisasi maupun unsur eksternal telah mulai merumuskan langkah-langkah strategis dan perjuangan untuk memenangkan Luthfi- Wahid. Untuk kerja – kerja politik pihaknya akan terus melakukan konsolidasi, sosialisasi dan jajaran tm pemenangan sampai tingkat RT/RW.”Tim relawan di tingkat bawah kita minta untuk tetap turun menyapa masyarakat di sisa waktu sampai bulan November yg akan datang. Kami juga  telah mengingatkan semua relawan ketika turun di masyarakat hendaknya menyampaikan ide-ide dan gagasan dalam rangka membangun Lombok Timur ke depan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kejari Selong Usut KUR Tani Petani Jagung Diduga Fiktif

Para relawan juga diingatkan untuk tidak melakukan black campaign terhadap calon lain.  Dalam arti antara tim pemenangan maupun calon harus saling menghargai dan menjaga persatuan dan kerukunan di tengah-tengah masyarkat.” Kita akan ajak masyarakat melaksanakan pesta demokrasi Pilkada yang akan datang dengan riang gembira,” tandasnya.(lie)

Komentar Anda