Umrah Sudah Pasti, Keberangkatan Haji Masih Belum Jelas

BELUM JELAS: Meski ibadah umrah sudah dapat dipastikan, namun untuk keberangkatan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini masih belum juga ada kejelasan. (DOK/RADAR LOMBOK)

 MATARAM—Berbeda dengan ibadah umrah ke tanah suci yang sudah bisa dilaksanakan. Pelaksanaan penyeleanggaran ibadah haji tahun 2022 masih belum ada kepastian. Informasi yang beredar tentang akan dibukanya penyelenggaraan ibadah haji, masih sama seperti sebelumnya, yaitu masih sebatas kabar angin saja. Karena kepastiaannya belum bisa dipertanggungjawabkan.

“Untuk penyelenggaraan ibadah haji belum ada kepastiaan. Itu masih informasi saja yang beredar. Tapi kepastiaannya belum ada kita terima dari pemerintah Arab Saudi,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram, H Muhammad Amin di Mataram, kemarin.

Sama seperti kebanyakan negara lainnya. Otoritas pemerintah Arab Saudi juga sudah melonggarkan kebijakan terkait dengan penanganan Covid-19.Sejumlah persyaratan untuk kedatangan warga asing di Arab Saudi kini dilonggarkan. Ditandai dengan penyelenggaraan ibadah umrah yang dibuka kembali oleh Arab Saudi. Namun untuk penyelenggaraan ibadah haji belum ada kepastiannya. “Itu yang masih kita tunggu,” katanya.

BACA JUGA :  Status Kota Mataram Kembali PPKM Level 1

Amin memastikan, kabar yang beredar tentang penyelenggaraan ibadah haji. Bahwa sudah ditentukan kouta atau kloter yang didapatkan masing-masing daerah. Tentang ini juga disebutnya sebatas kabar angin dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. “Belum ada itu tentang kouta kloter dan sebagainya,” ungkapnya.

Kendati belum ada kepastian tentang penyelenggaraan ibadah haji tahun 2022. Amin mengatakan, Kemenag Kota Mataram tetap melakukan persiapan untuk persiapan penyelenggaraan ibadah haji. Walaupun tidak semua persiapan teknis bisa dilakukan saat ini.

“Misalnya untuk kegiatan manasik haji. Di penyelenggaraan ibadah haji yang sudah-sudah. Kegiatan manasik haji sudah kita laksanakan sebelum bulan suci Ramadan. Tapi kalau sekarang kita belum bisa melaksanakan kegiatan manasik. Karena kan belum ada kepastiaan dari pemerintah Arab Saudi tentang penyelenggaraan ibadah haji,” terang dia.

Karena itu, Kemenag memberikan imbauan kepada semua calon jamaah haji asal Kota Mataram untuk tetap bersabar. Jamaah diminta bersama-sama menunggu kepastian terkait penyelenggaraan ibadah haji. “Kami meminta jamaah haji kita untuk tetap bersabar,” harapnya.

BACA JUGA :  Dinas Kota Mataram Tolak Perpanjangan Izin Reklame

Kemudian tertundanya penyelenggaraan ibadah haji tak lain akibat dampak pandemi Covid-19. Terhitung dua tahun sudah pelaksanaan ibadah haji tidak terlaksana. Imbasnya tak sedikit calon jamaah haji yang memutuskan membatalkan keberangkatannya. Jumlah yang membatalkan ini terus saja bertambah.

“Sekarang sudah lebih dari 300 jamaah haji asal Kota Mataram yang membatalkan keberangkatan ke tanah suci. Mereka menarik dana setoran awal biaya penyelenggaraan ibadah haji. Lalu ada juga calon jamaah haji yang meninggal dunia. Itu nanti akan dicukupi oleh nomor kursi dibawahnya. Kita tunggu nanti jumlah kouta yang kita terima berapa. Tentu kami akan mempersiapkan setelah itu,” pungkasnya. (gal)