UKK Jadi Syarat Kelulusan Siswa

Uji Kompetensi Keahlian

MATARAM—Uji Kompetensi Keahlian (UKK) berlaku di semua SMK, tak terkecuali di SMKN 4 Mataram. Di sekolah ini, UKK dipastikan menjadi salah satu syarat kelulusan bagi siswa.

Kepala SMKN 4 Mataram, H. Zumri mengatakan, kegiatan UKK sangat penting bagi siswa. Lewat kegiatan ini, siswa dituntut membuktikan keahliannya pada program jurusan yang telah diambilnya.

“Tim penilai UKK tidak diambil dari internal sekolah, tapi dari luar,” jelasnya, Selasa (28/2).

Tim penilai UKK, jelasnya, tergantung dari program jurusan siswa. Misalnya, siswa yang mengambil jurusan pariwisata, maka tim penilainya diambil dari pelaku atau stakeholder di bidang pariwisata, seperti dari pihak perhotelan dan lain sebagainya. Demikian juga berlaku bagi jurusan lain.

Diambilnya tim asesor arau penilai dari luar, terangnya, agar proses penilaian profesional dan obyektif. Di lain sisi, proses penilaian diharapkan bisa berlangsung serius.

[postingan number=3 tag=”pendidikan”]

“Dengan demikian keahlian siswa dapat teruji dengan baik dan bisa dipertanggungjawabkan jika sudah lepas dari studinya,” imbuhnya.

Untuk UKK, dipastikan berlangsung selama 4 hari. Selama prose situ berjalan, siswa dipastikan harus serius mengikuti semua tahapan yang telah ditetapkan oleh sekolah.

Terpisah, asesor atau penilai jasa boga, Abdul Kudus mengatakan, kegiatan UKK yang dilakukan siswa SMKN 4 Mataram cukup bagus. Siswa dinilainya tidak sekedar menguasai teori, tapi juga relative mahir dalam praktikum.

Chef Hotel Seraton Senggigi Lombok Barat ini mengaku tidak meragukan kemampuan memasak siswa SMKN 4 Mataram. Rata-rata dari mereka dipastikan bisa dipertanggungjawabkan keahliannya.

Beberapa aspek yang dinilai pihaknya seperti, teknik memasak serta kerapian yang ditunjukan saat proses UKK berlangsung. Aspek yang tak kalah penting yakni, siswa dianggap cukup percaya diri melaksanakan tugasnya.

“Dari penilaian saya, rata-rata mereka akan menjadi lulusan siap pakai di dunia kerja,” tandasnya. (cr-rie)