Tunjangan Sertifikasi Guru Aman

Yance Hendradira (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM—Kalangan guru di Kota Mataram tidak perlu risau akan pencairan tunjangan sertifikasi guru triwulan III pada tahun 2016 ini. Pasalnya, kerisauan guru dipicu adanya wacana penundaan pencairan.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kota Mataram, Yance Hendradira mengatakan,  untuk tunjangan sertifikasi guru Kota Mataram masih aman. Pada tahun 2015 lalu, Pemkot  setempat menerima kelebihan anggaran. Tahun ini saja, ada sekitar  Rp 36 miliar tunjangan guru yang masih belum dicarikan. 

‘’Pencairan triwulan ketiga tinggal menunggu teknisnya, sesuai aturan pencairan diatur di dalam Permendikbud Nomor 17 Tahun 2016,’’ katanya,  kepada Radar Lombok, Kamis kemarin (1/9).

Yance mengaku telah berkoordinasi dengan Dikpora Kota Mataram. Saat ini, semua surat keputusan (SK) untuk guru yang bakal mendapat Tunjangan Profesi Guru (TPG) sudah turun dari pemerintah pusat. Sementara pencairan surat pertanggungjawaban sudah ditandatangani para guru yang bakal mendapat dana tersebut.

‘’Kami ingin sekarang bagaimana kami kerja cepat, sehingga nanti guru tidak mikir masalah sertifikasi. Tapi, untuk cepat, semua syarat harus dilengkapi guru,’’ ucapnya.

Selama ini, Pemkot hanya sebatas mencairkan. Semua persyaratan maupun jumlah guru yang menerima TPG di Kota Mataram datanya di Dikpora Kota Mataram. Semua persyaratan pencairan telah diumumkan di masing-masing sekolah maupun Dikpora Kota Mataram.

Terpisah, Kadispora Kota Mataram, H Sudenom mengatakan, hasil koordinasi dengan Kemendikbud telah memastikan, hak TPG Pegawai Negeri Sipil (PNS) tetap akan dipenuhi. Ia meminta para guru tak khawatir tunjangan profesinya ditiadakan seiring pengurangan anggaran.

Adapun faktor pengurangan anggaran tersebut antara lain guru pemilik sertifikat profesi yang telah pensiun, mutasi, promosi, tidak dapat memenuhi beban mengajar 24 jam, dan tidak linier dengan sertifikat pendidiknya. Sementara untuk pembayaran TPG PNSD termin ketiga tahun 2016, yakni Juli hingga September, akan dibayarkan sekitar bulan Oktober.  ‘’ Saat ini, masih dalam pemberkasan. Semua guru harus mengisi tuntas syarat-syaratnya, baru bisa dicairkan,’’ pungkasnya. (dir)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut