Tujuh Kapal Pesiar Bakal Bersandar di Lombok

illustrasi

MATARAM – Mulai Oktober mendatang ada jadwal kedatangan 7 kapal pesiar (cruise) dengan membawa ribuan wisatawan. Kedatangan kapal pesiar ini diharapkan bakal mampu mendorong peningkatan kedatangan wisatawan mancanegara ke NTB. Pasalnya, satu kapal (curise) dapat membawa 1.500 hingga 2.000 orang wisatawan dari berbagai negara.

“Rencana ada yang datang, jadwal dari agen pelayaran kapal Cruise ada 7 kapal. Perkiraan rata-rata akan bawa 1500-2000 wisatawan,” kata General Manager (GM) Pelindo III Lembar, Baharuddin, kepada Radar Lombok, Rabu (17/3).

Kapal pesiar yang dijadwalkan pada 24 Oktober 2021 mendatang, yakni Royal Princess, kemudian 16 November Pasific Counter, pada 27 November ada Viking Orion, 3 Desember Silver Muse, 6 Desember Seabourn Ovation, 13 Desember ada Noordam dan di 28 Desember ada TBN. Kedatangan kapal persiar ini bersamaan dengan jadwal gelaran event MotoGP 2021.

BACA JUGA :  IKM Kain Tenun Didorong Gunakan Pewarna Alami

“Semoga ya, kita sama-sama doakan agar pandemi Covid-19 cepat berlalu, kunjungan wisatawan tumbuh kembali,” harapnya.

Kendati demikian, belum bisa dipastikan apakah kapal pesiar yang membawa ribuan wisatawan merupakan penonton MotoGP atau sebaliknya hanya wisatawan berlibur. Hingga kini pihaknya belum mendapatkan infomarsi terkait tujuan dari kapal pesiar ini akan kemana saja.

“Belum tahu, itu penonton MotoGP atau bukan,” katanya.

Sejauh ini dari pelabuhan sudah menyiapkan fasilitas untuk kedatangan dari kapal pesiar ini. Kesiapan dari pelabuhan sendiri, yakni dari pelayanan kapal Cruise dan terminal penumpang. Selain itu untuk prosedur kesehatan juga tak lupa disiapkan sebagai antisipasi penyebaran Covid-19.

BACA JUGA :  Bencana Alam Rentan Munculkan Kemiskinan Baru

“Prokes sesuai prosedur sudah juga disiapkan, sebagai mana ketentuannya,” ucapnya.

Terpisah, Seketaris Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Lalu Hasbulwadi mengatakan, kapal pesiar yang bakal datang ke Lombok tentunya akan mempertimbangkan kembali kondisi Covid-19 di NTB seperti apa. Diharapkan pada Juni mendatang sudah bisa berkurang, sehingga bisa menerima kedatangan kapal pesiar.

“Termasuk rencana dari Apena mau bekerja sama dengan pemerintah Indonesia, salah satu targetnya yaitu Lombok, lalu Moyo dan Satonda yang cukup dikenal di dunia dengan kapal pesiar variasi yang bermuatan kecil,” ujarnya. (dev)