Tuan Guru Rebutan Kursi Dewan

Tidak ketinggalan juga, TGH Lalu Gede Muhammad Ali Wirasakti Amir Murni di Partai Hanura. Gede Sakti yang kalah pada pilgub memilih untuk kembali merebut kursinya di DPRD NTB lewat dapil 7. Kerabat Gede Sakti, TGH Lalu Muhyi Abidin juga maju kembali dari PKB untuk dapil 3. Kemudian TGH Hazmi Hamzar dari PPP yang merupakan incumbent, dan masih banyak tuan guru lainnya yang ingin menjadi wakil rakyat. 

Baca Juga :  Dewan Bahas Perda TKI dan Tatib

Ketua Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Provinsi NTB, Andi Laweng yang dihubungi Radar Lombok, tidak ada bacaleg bergelar tuan guru. Dari 40 bacaleg yang didaftarkan untuk DPRD NTB, lebih banyak pengusaha, dosen, pengacara, mantan PNS dan lain sebagainya. “Yang bukan sarjana juga ada sekitar 6 orang kita daftarkan,” terangnya. 

Baca Juga :  Saksi Sebut Oknum Dewan Terlibat

Pengamat politik Institute Agama dan Kebudayaan (INSAN) NTB, Dr Asrin menilai positif fenomena banyaknya tuan guru yang maju menjadi caleg. “Itu artinya, kaum santri sudah melek politik,” kata Asrin. (zwr)

Komentar Anda
1
2
3