TTG Mendorong Berdirinya BUMDes

TTG
PERSIAPAN: Suasana persiapan disalah satu stand NTB dalam gelaran Teknologi Tepat Guna (TTG) XVIII yang akan mulai dibuka hari ini (22/11). (Ali Ma’shum/Radar Lombok)

MATARAM—Ajang  gelaran Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional XVIII tahun 2016 akan dimulai hari ini (23/11).

Ajang yang digelar Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi atau yang dapat disebut Kemendesa  tahun ini diharapkan banyak dihadiri oleh masyarakat NTB sebagai tuan rumah. ‘’ Kami berharap animo pengunjung yang besar pada perhelatan tahun ini,’’ ujar  Ses Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD)  Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi  H Muhlis Selasa kemarin (22/11).

Gelaran TTG ini yang   pertama kali digelar Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Sebelumnya pada tahun 2015 dilaksankan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Namun, ada peralihan nomenklatur di tingkat pusat sehingga ajang tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi . ‘’ Jadi untuk tahun 2016 dan perhelatan TTG yang XVIII ini kami yang kami dari Kementerian Desa yang menyelenggarakan,’’ katanya.

Ia berharap dari pagelaran TTG ini sebagai cikal bakal berdirinya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). TTG tersebut bisa juga nantinya sebagai embrio kreativitas ekonomi masyarakat. Contohnya seperti simulasi biogas. Dimana dari simulasi ini memiliki potensi yang luar biasa jika lebih dipatenkan lagi. ‘’ Tabung gasnya juga bisa diperjualbelikan ke masyarakat dan tidak perlu memakai gas elpiji karena tabung gasnya itu khusus,’’ katanya.

Tujuan secara umum kegiatan TTG ini kata dia untuk menggali potensi yang dimiliki masyarakat. Karena jika tidak ada kegiatan seperti ini, potensi yang dimiliki oleh masyarakat itu tidak akan terlihat. ‘’ Nanti akan terlihat ide-ide orisinil yang dimiliki oleh masyarakat. Khususnya yang tradisional,’’ ungkapnya.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi juga kata dia nantinya akan memfasilitasi untuk Hak Atas Kekayaan Itelektual (HAKI) ide-ide orisinil masyarakat yang dipamerkan ini. Itu bertujuan untuk mempatenkan penemuan yang digagas oleh masyarakat. ‘’ Kita disini juga khusus untuk mengurus HAKI yang dipamerkan di TTG kali ini. kalau sudah begitu kan yang bersangkutan akan memperoleh hak patennya,’’ jelasnya.(gal)