Truk Sampah Tak Berpenutup, Lobar Protes

MATARAM-Truk pengangkut sampah dari Dinas Kebersihan Kota Mataram diprotes oleh Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Tata Kota Kabupaten Lombok. Karena truk pengangkut sampah Kota Mataram tidak menggunakan  jaring penutup akibatnya sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kebon Kongok banyak yang berceceran di jalan.

Protes ini disampaikan oleh H,L Winengan Kepala DKPT Lombak Barat, saat ditemui ketika bertemu dengan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, belum lama ini.

Winengan mengatakan, akibat dari truk pengangkut sampat yang setiap hari membuang sampah ke Lombok Barat banyak yang beterbangan bahkan hingga berceceran dijalan raya maupun dijala yang masuk ke perkampungan warga.

" Ini saya protes keras,  karena sudah ada pengalaman ada bangkai yang jatuh dari truk sampah." tuturnya.

Apalagi saat ini jalur yang dipakai oleh truk pengangkut sampah menggunakan jalur utama Bay Pas Bill, jelas ini akan  merusak kebersihan jalan utama, dari sampah yang  beterbangan dari truk sampah. Apalagi beberapa waktu yang lalu, sudah hampir dua kali kejadian ada bangkai yang jatuh dari teruk sampah yang tidak diketahui oleh supir, kalau ini terus dibiarkan akan merusak dan membuat kotor jalan.

" Tidak perlu pakai terpal, pakai jaring saja yang penting sampahnya tidak terbang saat diangkut," sarannya.

Jelang pelaksanaan MTQ di Kota Mataram, saat ini memang oleh Dinas Kebersihan Kota Mataram kini sudah memasang terepal disetiap truk pengangkut sampah. Dari 38 Armada pengangkutan sampah, semuanya sudah dikasih penutup. Namun Winengan tetap memantau, " Memang sekarang ditutup, kita tidak tahu besok selesai MTQ masih ditutup apa tidak," terangnya.

Kalau sampai dirinya masih menemukan ada truk yang tidak menggunakan penutup membuang sampah ke TPA. Winengan mengancam tidak akan memberikan jalan truk sampah yang tidak memiliki penutup, tetapi akan disuruh balik ke truk tersebut bersama dengan sampahnya yang dianggkut." Kalau ada saya temukan, truknya distop disuruk balik mengambil penutup." tegasnya.

Kepala Bidang Pelayanan Kebersihan Dinas Kebersihan Kota Mataram  Muzahar menjelaskan,  pemasangan penutup disemua truk sampah, sudah dilakukan  jelang palaksanaan MTQ kemarin. Semua truk sampah termasu kontainer diberikan penutup setiap kali diangkut.

Kalau misalnya ketika mengangkut ada sopir atau petugas yang tidak menutup truk sampah, dinas akan menberikan teguran dan sanksi kepada sopir yang bersangkuta." Kalau ada yang tidak menutup kita tegur," paparnya.

Penutupan truk sampah ini, diharuskan dilakukan oleh dinas kebersihan agar sampah-sampah yang diangkut tidak beterbangan. Beberapa waktu yang lalu memang tidak menggunakan penutup karena terepa penutupnya sedang dilakukan pengadaan, dan kebetulan baru selesai mendekati MTQ." Terpallnya baru jadi, makanya baru dipakai." tegasnya.

Kedepannya, pihaknya akan mengganti penutup sampah ini dengan jaring, karena kalau menggunakan terpal tidak bisa  tahan lama dan mudah rusak, tetapi kalau pakai jaring yang besar dengan lubang yang lebih kecil, akan lebih bagus ketimbang terpal, karena tidak bisa kena angin. Tetapi untuk soal anggaran pengadaan, pihaknya tidak bisa menyebutkan berapa anggaran untuk pembelian penutup truk sampah ini." Nanti akan dianggarkan lagi, tetapi saya tidak tahu berapa anggarannya." ungakpanya.(ami)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid