Triwulan III Investasi NTB Tembus Rp 2,9 Triliun

WISATAWAN : Sektor pariwisata genjot realisasi investasi NTB meningkat di triwulan III tahun 2021. (DEVI HANDAYANI / RADAR LOMBOK )

MATARAM – Sektor pariwisata kembali menggenjot realisasi investasi di NTB pada triwulan III 2021 mencapai Rp 2,986 triliun. Hal itu seiring dengan semakin membaiknya pariwisata NTB, terutama ada berbagai gelaran event-event kecil hingga besar di Lombok.

Semakin membaiknya kondisi pandemi Covid-19 mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan investasi di NTB. Ini menunjukkan ada pergerakan meskipun belum signifikan. Selain itu minat investor baru kian melonjak, mengingat selama 2 tahun belakangan ini sempat tertahan.

“Realisasi investasi untuk triwulan III tahun 2021 sebesar Rp 2,986 triliun. Kalau dilihat realisasi dari triwulan I sampai III itu sebesar Rp 8,893 triliun,” sebut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi NTB, Mohammad Rum, Kamis (11/11).

BACA JUGA :  Arab Saudi Buka Umrah, Travel Tunggu Aturan Resmi Kemenag

Saat ini sektor penyumbang investasi terbesar di NTB tidak hanya dari sektor tambang. Mengingat beberapa triwulan sektor tambang memang masih mendominasi. Namun kali ini sektor pariwisata yang sempat menurun beberapa waktu lalu kini kembali bergairah menyumbang realisasi investasi di NTB.

“Pariwasata, transportasi, PUPR, pertanian dan perkebunan. Itu 5 besar penyumbang investasi di triwulan III tahun 2021,” ujarnya,

Menurut Rum, terjadinya peningkatan ini disebabkan karena akan adanya gelaran event besar di NTB, seperti IATC pada periode 12-14 November 2021 dan World Superbike (WSBK) pada periode 19-21 November 2021 di Pertamina Mandalika International Street Circuit atau Sirkuit Mandalika yang ada di dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kuta Lombok Tengah. Ini menjadi penggerak investasi di NTB yang selama ini sempat tersendat, tetapi tidak mempengaruhi realisasi investasi.

BACA JUGA :  Pemprov Didesak Batasi Telur Ayam Luar Daerah

“Magnet MotoGP di Mandalika dan covid sudah mulai landai, itu yang menyebabkan sektor pariwisata menjadi penyumbang 5 besar realisasi investasi di NTB,” tuturnya.

Sementara itu, realisasi investasi yang mencapaiRp 2,986 triliun pada triwulan III 2021 dengan rincian PMA (Penanam Modal Asing) sebesar Rp868.549.821.775 dan PMDN (Penanam Modal Dalam Negeri) sebesar Rp 2.118.057.970.209. Jumlah ini cukup banyak karena memang banyak penanam modal dalam daerah berinvestasi di NTB. Sedangkan untuk PMA belum banyak, namun setidaknya ada terlihat geliatnya.

“Kalau realisasi investasi triwulan I-III 2021 sebesar Rp8,893 triliun. Dengan rincian PMA sebesar Rp2,454 triliun dan PMDN sebesar Rp 6,259 triliun,” sebutnya. (dev)