Tower Desa Jurit Baru Patah Saat Dibongkar, Kamisah Tewas Tertimpa

Kamisah (43) warga Desa Jurit Baru, Kecamatan Pringgasela, Lotim tewas setelah terjatuh dari atas tower di kantor desa setempat Jumat (05/7) sekitar pukul 18.10 WITA. (IST FOR RADAR LOMBOK)

SELONG – Kamisah (43) warga Desa Jurit Baru, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur tewas setelah terjatuh dari atas tower di kantor desa setempat, Jumat (5/7/2024) sekitar pukul 18.10 WITA.

Kecelakaan tragis itu terjadi ketika Kamisah bersama saksi Andi (30) dan saksi lainnya berusaha membongkar tower yang terletak di halaman kantor desa setempat.

Awalnya, rencana pembongkaran tower tersebut diinisiasi oleh sejumlah warga setelah mendapat informasi dari Kepala Desa Jurit Baru.

Menurut keterangan saksi, Kamisah bersedia untuk mengambil peran dalam pekerjaan tersebut setelah saksi Andi tidak sanggup mengerjakannya.

“Seketika datang korban yang mengajukan diri untuk mengerjakan tower itu. Baru kemudian dipertemukan dengan saksi Amrullah untuk membicarakan upahanya. Sehingga disepakati upah Rp 1,5 juta,” ungkap Kasi Humas Polres Lotim Iptu Nicolas Oesman.

Kamisah naik ke atas tower dengan membawa peralatan termasuk mesin gerinda untuk memotong besi tower.

Namun, dalam prosesnya, tower yang sedang dipotong tiba-tiba goyah dan jatuh dan menimpa Kamisah serta besi-besi yang dipotongnya.

“Korban mengalami luka serius akibat kejadian tersebut, termasuk patah tulang di beberapa bagian tubuhnya dan luka robek di kepala,” imbuhnya.

Meskipun upaya pertolongan cepat dilakukan, Kamisah dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian sebelum dapat dirujuk ke rumah sakit terdekat.

Kepolisian setempat telah mengamankan lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Para saksi juga telah diinterogasi untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut mengenai kejadian ini.

“Proses visum et repertum sedang dilakukan untuk mendokumentasikan luka-luka yang dialami korban. Pihak keluarga masih sedang rembuk untuk membuat surat pernyataan tidak keberatan terhadap kejadian ini,” ujarnya.

Tower yang menjadi sumber kecelakaan ini sebelumnya dipasang pada tahun 2018 sebagai bagian dari program pengadaan Kominfo melalui program S I D di Desa Jurit Baru. (lie)

Komentar Anda