Total Kasus Positif Covid-19 3.285 Orang, Sembuh 2.600 Orang

UPDATE : Data peta perkembangan Covid-19 tanggal 28 September 2020

MATARAM–Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dan pasien sembuh di NTB terus bertambah.
Gugus Tugas Provinsi NTB mencatat total kasus positif hingga Senin 28 September 2020, sebanyak 3.285 kasus. Sedangkan jumlah pasien sembuh 2.600 orang. “Dengan adanya tambahan tujuh kasus baru terkonfirmasi positif, 39 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (28/9/2020) sebanyak 3.285 orang, dengan perincian 2.600 orang sudah sembuh, 195 meninggal dunia, serta 490 orang masih positif,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi melalui press release pada Senin malam.

Sekda menjelaskan adanya tambahan kasus baru tersebut, setelah pemeriksaan 80 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Prodia, dan Laboratorium TCM RSUD HL Manambai Abdulkadir. Hasilnya 70 sampel negatif, tiga sampel positif ulangan dan tujuh sampel kasus baru positif Covid-19. Rinciannya dari Mataram tiga orang, Lombok Barat satu orang, Lombok Tengah dua orang dan Sumbawa satu orang.

Pada hari yang sama juga dengan adanya tambahan 39 pasien selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19 setelah melalui tahapan uji swab dua kali negatif. Rinciannya dari Mataram sembilan orang, Lombok Barat 14 orang, Lombok Tengah empat orang, Lombok Utara empat, Lombok Timur tiga orang, Sumbawa Barat satu orang, Kota Bima satu orang dan satu orang dari luar Provinsi NTB.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 11.589 orang dengan perincian 330 orang (3%) masih dalam isolasi, 83 orang (1%) masih berstatus probable, 11.176 orang (96%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 24.688 orang, terdiri dari 2.075 orang (8%) masih dalam karantina dan 22.613 orang (92%) selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 77.016 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.001 orang (1%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 76.015 orang (99%).

Sekda juga mengingatkan anak-anak, para lansia dan orang dengan penyakit komorbid adalah tiga kelompok yang paling rentan kondisinya jika terpapar Covid-19. Untuk menurunkan angka kematian, diimbau kepada masyarakat yang masuk dalam kategori tiga kelompok rentan ini diharapkan untuk benar-benar menerapkan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak, rajin mencuci tangan serta senantiasa membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat. “Khusus untuk para orang tua agar memberikan perhatian lebih terhadap kesehatan bayi dan balitanya serta tidak membawa mereka keluar rumah tanpa pengawasan dan berkumpul di tempat-tempat keramaian,”katanya.

Ia juga berharap seluruh masyarakat untuk mematuhi Peraturan Daerah No 7 Tahun 2020 Tentang Penanggulangan Penyakit Menular. Setiap masyarakat wajib melaksanakan 3 M yakni memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak serta rajin mencuci tangan. Demikian juga dengan pengelola tempat-tempat publik dan pusat-pusat kegiatan ekonomi kemasyarakatan juga wajib menyediakan fasilitas 3 M tersebut. (sal)