Tolak Pemeriksaan di Bangsal, Bupati : Wisatawan dari Bali Langsung ke Gili

TRAWANGAN: Wisatawan saat tiba di Dermaga Gili Trawangan belum lama ini. (DERY HARJAN/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Bupati Lombok Utara Djohan Sjamsu tidak setuju dengan kebijakan one gate system atau pemeriksan wisatawan dari Bali di Pelabuhan Bangsal, sebelum mereka ke Gili Tramena (Trawangan, Meno dan Air).

Djohan menegaskan, wisatawan dari Bali yang menggunakan fast boat atau kapal cepat, langsung saja ke Gili Tramena. “Memang itu sudah dibicarakan di dalam pertemuan. Ada berbagai pendapat. Ada yang mau dari Bali ke daratan sini dan ada yang mau langsung ke situ (Gili Tramena). Kita lihat efektifnya. Dari Bali langsung saja ke tempat wisata itu,” ujar Djohan, Kamis (11/8).

Jika memang pertimbangannya demi keamanan dan kenyamanan serta untuk menghindari masuknya pelaku tindak pidana dan barang terlarang, Djohan meminta agar pemeriksaan dilakukan saat penumpang tiba di Gili Tramena. “Pemeriksaan nanti di tiga Gili. Kita ingin di situ. Nanti kita menempatkan petugas di situ,” jelasnya.

Apakah alasan bupati tidak setuju ini karena Pelabuhan Bangsal belum siap untuk menerapkan kebijakan one gate system ini, Djohan membantah hal itu. “Bukan. Bayangkan dari Bali ke Bangsal. Di Bangsal pindah lagi kapal (kapal yang disediakan Koperasi Karya Bahari). Nah itu yang tidak efektif. Lebih baik mereka langsung ke tiga Gili itu, nanti kita yang menyesuaikan, baik itu menunjuk pejabat atau kerja sama dengan pihak lain,” ungkapnya.

Baca Juga :  Penyebar Video Asusila Siswi SMA Lombok Utara Dipulangkan

“Biar lebih efektif begitu mereka datang di situ langsung diperiksa,” tambahnya.

Diketahui, kesepakatan uji coba one gate system ini disepakati pada saat rapat gelar pendapat yang dipimpin Wakil Bupati Danny Karter Febrianto bersama para kepala OPD, Kapolres KLU AKBP Sudarmanta, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Bangsal Wahyu, perwakilan BKKPN Kupang, BWS dan lainnya, Senin (8/8)

One Gate System ini kata Danny, akan mulai diuji coba pada Senin pekan depan. Mekanismenya yaitu wisatawan yang datang menggunakan kapal cepat dari Bali akan diperiksa di Pelabuhan Bangsal. Selesai pemeriksaan diĀ  Pelabuhan Bangsal wisatawan kemudian akan dibawa ke Gili menggunakan kapal publik milik Koperasi Karya Bahari atupun yang lainnya.

Baca Juga :  Heboh Beras BAZNAS Lombok Utara Ada Tahi Tikus, Kades Sukadana Akui Lalai

Selanjutnya untuk balik lagi ke Bali, bisa langsung dari Gili menggunakan dermaga di masing-masing Gili. Uji coba one gate system ini akan diberlakukan selama sebulan dan setiap pekan akan dievaluasi. “Nanti kelebihan dan kekurangan itu akan dilihat guna penyempurnaan ke depan,” tegasnya.

Danny mengaku bahwa jika wisatawan dari Bali langsung ke Gili maka pihaknya sulit untuk melakukan pengawasan. Jika ini terus dibiarkan maka akan berdampak pada keamanan dan kenyamanan. “Itu jadi catatan penting kenapa one gate system ini diberlakukan,” pungkasnya.

Selain demi keamanan, tujuan lainnya juga adalah untuk lebih menghidupkan kawasan di sekitar Pelabuhan Bangsal. Dengan begitu masyarakat sekitar Pelabuhan Bangsal juga bisa merasakan manfaat. “Berbicara wisata Lombok Utara tidak melulu hanya di ketiga pulau itu saja,” bebernya. (der)

Komentar Anda