TKW Tujuan Arab Saudi Ditelantarkan di Irak

TUNJUKKAN: Suami dari Maria yaitu Suparman menunjukkan surat kuasa hukum untuk menolong istrinya. (IST FOR RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Maria (30), seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Dusun Karang Montong Lauq, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang membutuhkan pertolongan di Irak untuk bisa pulang ke tanah air.

Marianto dari Tim Kuasa Hukum Solidaritas Perempuan Indonesia yang mengawal kasus TKW Maria ini mengatakan, bahwa korban ini sebelumnya ditawarkan oleh tekong inisial E asal Medana, Kecamatan Tanjung untuk bekerja ke Arab Saudi sebagai ibu rumah tangga dengan gaji tinggi. Maria yang berniat ingin mengubah nasib keluarga pun berminat direkrut.

Tekong ini kemudian memproses segala persyaratan untuk kerja ke luar negeri hingga akhirnya Maria diberangkatkan ke Arab Saudi, beberapa bulan lalu. Namun di tengah perjalanan ternyata Maria dibawa ke Irak. “Setelah sampai di negara itu Maria justru tidak mendapatkan perlakuan yang baik, bahkan dari aspek kesejahteraan,” ujar Marianto, Senin (3/10).

Baca Juga :  Artadi Menunggu Pelantikan sebagai Ketua DPRD KLU

Atas kondisi tersebut Maria kemudian melarikan diri dari rumah majikan. Maria menuju Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Irak untuk meminta perlindungan. “Kini korban telah berhasil diamankan di KBRI, untuk pulang korban membutuhkan biaya ongkos. Pemberangkatan Maria ini sendiri kabarnya non-prosedural,” ungkapnya.

Suami korban bernama Suparman sudah melaporkan kejadian yang menimpa istrinya ke Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTB dan berharap agar istrinya dapat segera dipulangkan ke Lombok. “Tadi saya sudah bertemu dengan tekongnya di Jambianom. Namun ia belum bisa berbuat banyak karena sponsornya sudah meninggal dari Sumbawa Besar,” bebernya.

Baca Juga :  Pendaftaran Calon Sekda KLU Telah Dibuka

Atas kejadian ini pihaknya berencana untuk melapor ke Polda NTB karena pihaknya menduga ada indikasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO). “Kita berharap tekongnya kooperatif mau memulangkan kembali Maria ke Indonesia agar bisa berkumpul kembali bersama keluarganya di Lombok,” imbuhnya. (der)

Komentar Anda