Tips Tingkatkan Omzet UMKM Jualan Online di Bulan Ramadan

MATARAM – Setelah sukses menggelar Kelas Maju Digital (KMD) untuk UMKM Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Tangerang, Sumatera, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara di bulan April 2022 ini, Tokopedia kembali menggelar webinar yang dihadiri oleh lebih dari 1.000 seller menghadirkan pembicara yang membagikan tips strategi jitu untuk meningkatkan penjualan di bulan Ramadan.

Pada webinar yang bertajuk “Tips Jitu Bikin Toko Banyak Pesanan”, Tokopedia menghadirkan  Mentor KMD yang juga merupakan seller sukses di Tokopedia, Coach Dany untuk memberikan beberapa insight yang bisa diimplementasikan pelaku UMKM. Para peserta mendapatkan informasi mengenai hasil riset kebiasaan pembeli saat Ramadan, keuntungan menjadi Power Merchant, hingga bagaimana mempercantik visual produk agar menarik perhatian calon pelanggan.

“Tokopedia terus berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis seperti pemerintah daerah untuk memberikan panggung seluas-luasnya bagi pegiat usaha lokal terutama pada bulan Ramadan ini dengan memberikan edukasi terkait pengembangan usaha mereka di Tokopedia,” ujar  Kepala Divisi Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia  Emmiryzan.

Dalam webinar ini para seller mendapatkan informasi mengenai tren belanja online saat bulan puasa tahun 2021 kemarin. Menurut hasil riset, puncak periode belanja online pada bulan Ramadan terjadi di minggu ketiga, pukul 19:00 – 23:00 WIB. Bahkan, lonjakan kunjungan online meningkat pada waktu sahur, yaitu sekitar pukul 2:00 – 05:00 WIB.

Dengan berkaca pada perilaku konsumen pada Ramadan 2021, dalam KMD ini Tokopedia mengajak seller untuk dapat memantau analisis wawasan produk yang disediakan Tokopedia secara rutin. Langkah ini untuk memastikan kelengkapan halaman produk agar kembali mendulang keuntungan di bulan Ramadan 2022.

Agar tak terlewatkan oleh para pelaku UMKM, Coach Dany sebagai pemateri sekaligus pemilik Baby Fish Papuyu yang telah memiliki reseller di berbagai kota ini juga menyampaikan kategori produk paling laris lingkup nasional selama bulan Ramadan. Kategori yang paling banyak dicari yaitu perlengkapan rumah tangga, kesehatan dan perawatan tubuh, hingga kategori fashion.

Bahkan pelaku UMKM juga dapat melihat peluang menjual beberapa produk paling laris berdasarkan masing-masing wilayah. Dari hasil riset Tokopedia, berikut ini adalah kategori yang paling banyak dicari di berbagai daerah mulai dari Sumatera hingga Papua.

Berdasarkan tren belanja online bulan Ramadan 2021, pelanggan Tokopedia asal Sumatera lebih sering mencari produk paket solat, hijab segi empat, teh bubuk, speaker bluetooth, dan perawatan bayi.

Kue kering, voucher atau gift card, parsel makanan, kacang, masker medis dan biji kopi menjadi produk yang paling banyak dicari pada bulan Ramadan 2021. Tahun 2022 ini produk parsel makanan dan kue kering akan kembali menjadi produk yang paling banyak dicari. Sedangkan di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, produk kacang, kue kering, masker medis, coklat, sabun mandi, dan lotion menjadi paling banyak dicari pada Ramadan 2021.

Namun mengingat hasil riset menunjukkan 90 persen konsumen memilih berbelanja di online marketplace selama Ramadan 2021, agar strategi semakin kuat dan produk mudah ditemukan calon pembeli, coach Dany memberikan beberapa tips, yaitu: persiapkan halaman produk dengan optimal, caranya dengan menggunakan judul, foto, deskripsi dan harga produk yang tepat dan menghindari kata kunci yang tidak relevan. Rajin memantau Fitur Analisis Wawasan Produk di Tokopedia. Cara ini sangat disarankan untuk dilakukan agar seller mengetahui kelengkapan halaman produk.

“Dari pelatihan di KMD yang dilakukan di beberapa wilayah di Indonesia ini, Tokopedia mengharapkan seller dapat memanfaatkan momen Ramadan dengan mengoptimalkan strategi penjualan berdasarkan kategori produk yang dibutuhkan pelanggan dan calon pelanggan agar dapat terus meningkatkan penjualan mereka, tegas Emmiryzan. (luk)