Tinggal Kejar Perunggu

TETAP SEMANGAT; Tampak Tim Futsal NTB tetap menunjukkan semangatnya dan memberikan semangat kepada suporter serta penonton di GOR Futsal SP 2 Mimika, Jumat (1/10). (ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Tim Futsal NTB harus mengakui kekuatan tim Jabar pada laga semifinal PON XX Papua 2021, Jumat (1/10). Pasalnya, tim NTB kalah tipis dari tim Jabar dengan skor 1-0.

Debut bersejarah tim NTB yang bisa tembus semifinal ini berlangsung sengit dari babak penyisihan group. Karena harus bertemu beberapa tim kuat, termasuk tim Papua yang merupakan tuan rumah.

Pada debut melawan tim Jabar itu, tim NTB harus rela merasakan pahitnya tekanan tim Jabar. Hal itu terbukti dari serangan yang membuahkan gol dari tim Jabar pada menit ke 9 babak pertama. Gol semata wayang itu berhasil disarangkan lewat kaki Armia Zainul Almaraghi. “Tim kita sudah bermain cantik sesuai skema permainan yang kita jadwalkan sebelumnya. Tapi tim Jabar kelihatan lebih menikmati permainannya,” ujar Pelatih Futsal NTB, Ahmad Fauzan Azim, kemarin.

Baca Juga :  Menang PK di MA , Umar Minta Lahan Tiga Hotel ITDC Segera Dieksekusi

Memasuki babak kedua, serangan tim NTB mulai terlihat lebih menekan. Namun tim Jabar tetap bermain tenang dan menjaga pertahanannya dengan kuat. Akibatnya, tim NTB tidak kunjung bisa menyamakan kedudukannya. Atas kondisi tersebut, tim NTB harus mengakui kekuatan tim Jabar.

Babak kedua masih berlangsung, menit-menit babak penentuan segera tiba. Namun tim NTB tetap saja belum bisa menyamakan skornya. Tendangan demi tendangan selalu meleset dan berhasil ditepis tim lawan. Karena kondisi terlihat sukar, permainan tim NTB pun tampaknya mulai buyar. Benar saja, saat memasuki menit 34, salah satu tim NTB harus rela dihadiahi kartu kuning. “Perjuangan tim kita sudah sangat maksimal,” lanjutnya.

Baca Juga :  Prof Bambang Hari Kusumo Dilantik Jadi Rektor Unram Periode 2022-2026

Hingga memasuki menit-menit terakhir, pemain NTB kembali dihadiahi kartu kuning. Melihat keadaan tersebut, harapan NTB untuk mengejar juara semakin tertutup. Akibatnya langkah NTB untuk mengejar medali hanya bisa sampai medali perunggu.

Raihan perunggu ini pun harus bisa diraih setelah bisa menaklukkan tim Jatim nantinya di laga semifinal selanjutnya. Kondisi ini tidak lantas membuat tim NTB berkecil hati. Mereka harus tetap semangat, karena mereka sudah menorehkan sejarah untuk NTB. “Tinggal kita kejar medali perunggu untuk laga selanjutnya. Terima kasih warga NTB dan suporter NTB yang menetap di Mimika atas doa dan dukungannya,” ucapnya. (rie)