Tinggal 1 PTS Belum Selesai Kembalikan Beasiswa Mahasiswa

Sahabudin (ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Ombudsman Perwakilan NTB tetap mengawal pengembalian dana beasiswa bagi mahasiswa diduga diselewengkan oleh 5 perguruan tinggi swasta (PTS) di NTB. Dari lima PTS, tinggal 1 PTS yang belum selesai mengembalikan dan beasiswa kepada mahasiswa yang berhak sebagai penerima.

“Alhamdulillah, dari 5 PTS, tinggal 1 PTS yang belum selesai mengembalikan dana beasiswa kepada mahasiswanya. Kami akan tetap kawal proses pengembalian dana beasiswa itu kepada mahasiswa sampai tuntas,” kata Asisten Bidang Penanganan Laporan Ombudsman NTB Sahabudin kepada Radar Lombok saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/12).

Dipaparkan Sahabudin,  Ombudsman Perwakilan NTB melakukan investigasi terkait dengan dugaan penyalahgunaan jabatan, sehingga dari 5 PTS ini ditemukan kejanggalan terkait dengan Bidikmisi dan KIP Kuliah di tahun 2021. Kemudian, 5 PTS ini ada 4 PTS yang sudah mengembalikan sesuai dengan surat keputusan (SK) dan satu PTS saat ini sedang proses pengembalian.

BACA JUGA :  Dikbud akan Awasi Sekolah Swasta

Menurutnya, proses pengembalian ini sudah berangsur-angsur, di mana pihak PTS meminta dua tahap dan tahap pertama ini sedang berproses pengembalian.

Kkalau 1 PTS ini mulai dari tahun 2018 itu pemotongannya sekitar  Rp 2 juta. Kemudian 2019 dan 2020 itu pemotongannya Rp 1 juta ini yang sedang proses pengembalian. Sebab jumeah mahasiswanya besar sekitar 200 ratusan mahasiswa yang dipotong dana beasiswa diterima.

Khusus untuk PTS yang belum mengembalikan dana beasiswa kepada mahasiswanya, setelah dilakukan pemeriksaan dan pihak kampus termasuk dewan pengurus harian mendukung Ombudsman untuk mengembalikan haknya mahasiswa.

BACA JUGA :  Guru Pinggiran Mengeluh, Dikbud Lotim Upayakan Pembelian Perahu

‘Temuan kita ini tentu harus ditindaklanjuti oleh pihak Rektorat yang belum mengembalikan hak mahasiswanya,” tegasnya.

Selain itu, pihak Rektorat juga sudah membuat pernyataan untuk menyelesaikan semua. Selain itu, nilainya juga ini besar khsusunya yang belum dikembalikan. Untuk 4 PTS itu juga sudah mengembalikan hak mahasiswa yang dipotong dengan alasan untuk subsidi mahasiswa lain dan sumbangan pembangunan. Selain itu, buku tabungan dan ATM juga sebagian sudah dikembalikan ke mahasiswa yang bersangkutan.

“Semua mahasiswa yang mendapatkan Bidikmisi maupun KIP Kuliyah bersyukur dan terharu dengan uang yang sudah diterima dari kampus,” tandasnya. (adi)