Tim Voli Pantai NTB Dipermalukan

PERKASA: Tim DIY 1 saat memberi umpan kepada rekannya (baju kuning) kala menghadapi tuan rumah NTB 2 di GOR 17 Desember, Turide, Mataram (CR-ADI/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Parah! Tercatat sebanyak 4 tim voli pasir NTB keok dikandang sendiri kala meladeni tamunya di GOR 17 Desember, Turida Mataram. Kekalahan tim-tim NTB ini tersaji dalam kejuaraan nasional voli pantai antar PPLP yang dihelat, Selasa (30/8).

Kejurnas yang melibatkan 19 tim peserta, baik putra maupun putri antar PPLP. 19 tim ini berasal dari 11 provinsi di Indonesia.

Pasangan Ade Dimas Septiono dan Nengah Angga Yudha misalnya. Pasangan ini mengalami kekalahan kala berhadapan dengan M Fazar-Adi dari Sulawesi Selatan dengan skor 1-2. Semetara di pertandingan lain, tim putri NTB 2, Mira Sinta Dewi dan Joya Murhatie Putri juga menelan kekalahan kala menghadapi perwakilan dari DKI, Clara Marsela dan Dewi Kusuma, 0-2.

Berikutnya, tim putri NTB 3, Ni Komang Putri dan Ni Wayan Agustini juga mengalami nasib yang sama. Kekalahan telak harus ditanggung dengan skor  0-2 atas pemain Jawa Tengah pasangn Devi dan Dela. Begitu juga dengan pasangan tim Putra NTB 2 harus tersungkur di hadapan Jawa Timur 2 dengan skor 0-2.

Meski menanggung malu, NTB masih bisa menyelamatkan muka lewat tim NTB 3 Putra. Tim yang berhadapan dengan Sulawesi Selatan 1 meraih kemenangan dengan skor 2-0. Kemenangan juga diraih tim NTB 1 Putri, Ni Luh Putu dan Dwi Santi unggul menyakinkan kala berhadapan dengan Cindy Islamiyah dan Nur asal Sulawesi Selatan (Sulsel) 2-0.

Kekalahan tim NTB di hari pertama benar-benar mengecewakan. Namun demikian kekecewaan tuan rumah terobati setelah pasangan NTB 1 Putri berpasangan dengan Ni Luh Putu dan Dwi Santi unggul menyakinkan kala berhadapan dengan Cindy Islamiyah dan Nur asal Sulsel.

Dari hasil pantuan Radar Lombok, NTB 1 Putra melawan Sulsel, sebenarnya pemain tuan rumah sudah tampil maksimal. Terbukti dengan skor yang diperoleh pada set pertama. NTB 1 kalah tipis 19-21atas Sulsel. Kemudian di set kedua tim NTB berhasil menyamakan kedudukan 25-23. Sayangnya di set ketiga, NTB harus menyerah dengan skor 15-17 atas Sulsel dengan skor 1-2.

Pemain NTB 1 Putra pasangan Ade Dimas Septiono dan Nengah Angga Yudha mengatakan, pihaknya sudah tampil maksimal. Hanya saja, ia mengakui sering membuat kesalahan saat servis. ‘’Kita sudah tampil maksimal. Sayangnya kita banyak melakukan kesalahan sendiri, terutama saat melakukan servis sering keluar garis,’’ jelas Ade.

Menurut Ade, minimnya pengalaman tanding dan persiapan yang mepet membuat dirinya mengalami kesalahan. Salah satu pemicu kekalahan yang diakui pemain ini adalah grogi.

“Persiapan kami hanya sebulan, sehingga wajar kita mengalami kesalahan. Saya berharap di pertandingan besok melawan DIY bisa lebih baik,’’ harapnya.

Sementara itu, Ketua Pengprov Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) NTB, Surya Bahari mengatakan, meskipun putra NTB 1 kalah, pihaknya masih optimis baik Tim Putra NTB 1 dan tim putri NTB 1 akan lolos ke babak selanjutnya. ‘’Target kita meloloskan dua tim ke final, yakni NTB 1 Putri dan NTB 1 Putra,’’ ucapnya.

Dikatakan, bagi tim yang kalah masih ada waktu lagi untuk bermain. Karena besok menjadi salah satu penentu. “Kita menggunakan sistem setengah kompetisi kalau kalah satu kali bisa bermain lagi,’’ tutupnya.

Apa boleh buat. Harapan Surya Bahari yang menargetkan dua tim lolos ke final rupanya pupus. Kekalahan kembali dirasakan NTB pada hari kedua pertandingan, Rabu (31/8). Pasangan tim NTB 2 putri, Joya dan Mira dipaksa menanggung malu kala menghadapi  Nadia dan Diyah  dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 1.

Sejak set pertama, Joya dan Mira unggul bahkan sudah tampil maksimal. Kejar-kejaran skor pun terjadi. Ketatnya persaingan ini berimbas ke luar arena lapangan oleh para supporter. Para pemain NTB mendapat dukungan penuh dari supporter sendiri.

Meski tampil di hadapan supporter lawan, tim putrid 2 DI Yogyakarta pelan tapi pasti membangun strategi yang berbuah manis dan menyudahi permainan dengan skor imbang, 5-5. Tidak sudi dipecundangi di kandang, NTB 2 terus melakukan serangan. Lantaran keasiykan menyerang daerah yang kosong terus dimamfaatkan oleh DIY 1 untuk menambah skor.

Parahnya lagi, kesalahan terus diperagakan oleh para pemain NTB 2. Alhasil, set pertama harus berakhir dengan skor 17-21 untuk kekalahan tuan rumah.

Memasuki set kedua tim NTB 2  justru  tampil lebih baik. Namun anak-anak DIY ini terlalu tangguh. Bahkan supporter NTB seakan tidak ada suaranya lagi memberikan dukungan kepada tuan rumah, pasangan Nadia dan Diah tampil memukau dan menyudahi perlawanan NTB dengan 21-13. NTB kalah telak, 2-0.

Sementara hasil pertandingan lainnya, tim putri NTB, NI Luh Putri K dan Luh Putu Dwi Santi Putri gagal lolos ke babak semifinal setelah dipaksa menyerah oleh pasangan Firda Dewinta-Putri Dwi Lestari dari Jatim di laga penyisihan delapan besar.

Sementara tim yang tidak diunggulkan bahkan tidak masuk skuad PPLP bisa mengalahkan pasangan dari DKI Jakarta. Yang menyelamatkan wajah NTB pasangan  Fuji-Fikram tergabung dalam NTB 3,  menjadi satu-satunya wakil  NTB yang lolos ke babak semifinal dari enam tim yang  menjadi wakil NTB di event bergengsi tersebut. (cr-adi)