Tim SAR Kerahkan 17 Personel Evakuasi Pendaki Kelahiran Israel di Lereng Rinjani

Boaz Tan Anam (37), pendaki kelahiran Israel, kebangsaan Portugis dilaporkan jatuh dan meninggal dunia di puncak Gunung Rinjani, Jumat (19/8/2022 sekitar pukul 05.30 WITA. (IST/SAR MATARAM)

MATARAM–Boaz Tan Anam (37), pendaki kelahiran Israel, kebangsaan Portugis dilaporkan jatuh dan meninggal dunia di puncak Gunung Rinjani, Jumat (19/8/2022 sekitar pukul 05.30 WITA.

Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit, PH membenarkan kejadian tersebut setelah menerima laporan dari Bapak Gusti, TNGR Sembalun pukul 10.21 WITA.

“Posisi korban jatuh di lereng bagian barat laut atau arah Danau Segara Anak,” kata Nanang.

Jatuh dari ketinggian sekitar 150 meter menyebabkan korban meninggal dunia. Sementara dua rekannya telah dibawa turun oleh guide melalui jalur Bawak Nao Sajang, Sembalun.

Baca Juga :  Posisi Mayat Pendaki Kelahiran Israel Curam, Evakuasi Masih Belum Berhasil

Menindaklanjuti laporan yang diterima, dua tim rescue dari Kantor SAR Mataram dan Pos SAR Kayangan diberangkatkan menggunakan kendaraan operasional dengan dilengkapi peralatan mountaineering, evakuasi, komunikasi, dan peralatan pendukung lainnya.

“Total ada 17 personel kami kerahkan, dikoordinir langsung oleh Kasi Operasi dan Siaga,” terangnya.

Tim SAR gabungan dari unsur Kantor SAR Mataram, TNI, Polri, TNGR, Pemadam Kebakaran, BPBD, Unit SAR Lombok Timur, EMHC, KUN, warga setempat, dan lainnya melakukan pendakian melalui jalur Sembalun menuju LKP untuk melakukan evakuasi.

Baca Juga :  Tiba di Puncak Rinjani, Tim SAR Bersiap Evakuasi Jenazah Pendaki Kelahiran Israel

“Puluhan personel berangkat sejak tadi siang, perkiraan tiba di LKP besok pagi,” tandasnya.

Diketahui korban mulai melakukan pendakian melalui pintu masuk Sembalun pada Kamis (18/8/2022). Sebelum kejadian, korban melakukan swafoto dari tepi jurang puncak Gunung Rinjani. Akibat kurangnya memperhatikan faktor keselamatan, WNA tersebut mengalami kecelakaan. (SAR/RL)

Komentar Anda