Tim Pra-PON Futsal NTB Tekuk Bali 5-2

Tim Pra-PON Futsal NTB Tekuk Bali 5-2
MENANG: Tampak salah satu pemain Tim Futsal NTB (baju kuning), saat berlaga dan berhasil menekuk Tim Bali dengan skor 5-2.( IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM—Pada laga Pra-PON Perdana, Tim Futsal NTB sukses menekuk Tim Futsal Bali, dengan skor 5-2, di Bandung. Laga perdana ini dinilai cukup bagus sebagai modal awal menuju laga selanjutnya di babak penyisihan Group F.

Sekretaris AFP NTB, Agus Sukmayadi mengatakan, Tim Futsal NTB sendiri sudah menyiapkan diri cukup maksimal. Terbukti di laga uji coba melawan Tim Futsal andalan Indonesia, Vamos FC, Tim Pra-PON Futsal NTB dinyatakan meraih hasil yang cukup bagus. Meski secara catatan skor kalah dari Vamos FC. “Kalau segi persiapan, Tim Futsal NTB sudah maksimal. Mereka jalani TC di Jogjakarta,” katanya, Jumat (20/12).

Pada laga perdananya itu, Bali ditekuk dengan skor 5-2. Atas kemenangannya melawan Bali, maka Tim Futsal NTB pada pertandingan selanjutnya bakal dihadapkan dengan Tim asal Sulawesi Barat. Mereka ini berada di satu group, diantaranya ada juga tim asal NTT.

Agus tetap menyarankan agar tim NTB selalu siap siaga dalam menghadapi lawan. Meski dilihatnya kualitas lawan tidak seberapa. Dalam hal ini, Agus berharap tim harus tetap di evaluasi meski meraih poin yang cukup banyak. “Setiap laga memang harus ada evaluasi, karena itu penting,” lanjutnya.

Sementara itu, Manajer Tim Futsal NTB, dr. Gusti Nyoman Sutama menjelaskan, Tim Futsal NTB sebelumnya menjalani training centre (TC) di Jogjakarta. Tim juga sudah menjalani laga uji coba melawan Vamos FC. Meskipun pada laga uji coba tersebut tim NTB kalah, namun permainan tim sudah sesuai harapan. Karena hasilnya cukup menjanjikan.

Dikatakannya, Tim Futsal NTB berisi pemain yang diambil dari proses seleksi pemain jebolan Porprov 2018. Dari hasil seleksi diambil 14 orang, yakni Sukri Hamdani, Feriz Al Bari, Stefanus Aldyanto Charisma Joan, dan Muhammad Arya Abi Pertama asal Mataram. Kemudian Satria Maulidi Paksa, Makrifatul Amri, Dede Rahmadi, Khairul Azmi, dan Muhamad Wildan asal Loteng.

Selanjutnya Romi Humandri asal Lotim, I Kadek Oka Darma Putra asal Sumbawa, Moh Rizki Hadisaputra dan Muhamad Fajrin Akbar asal Dompu, serta Wahyu Hidayat asal Kota Bima. ”Sejatinya kami belum puas meski raih poin banyak. Karena yang kita kejar saat ini adalah tiket PON,” pungkasnya. (rie)