Tim Pansel: Peserta Lelang Jabatan Jangan “Nakal”

LELANG JABATAN: Peserta seleksi lelang jabatan Kota Mataram diminta tetap tenang menunggu hasil penjaringan tim pansel untuk diserahkan ke wali kota.(ALI/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Proses seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama Kota Mataram tahun 2021 masih berproses. Tahapannya kini semakin krusial. Tim Panitia Seleksi (Pansel) tengah berkonsentrasi untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Sembari menunggu Pansel mengumpulkan nilai yang didapati 28 peserta seleksi. Seluruh peserta diminta tetap tenang dan tidak “nakal”. Karena Pansel akan menyelesaikan pekerjaannya sesuai dengan ketentuan.

“Iya peserta seleksi tidak perlu seperti itu. Grasak-grusuk atau apa ndak perlu itu. Kita kan masih bekerja ini,” ujar Ketua Tim Pansel JPTP Kota Mataram tahun 2021, Dr H Effendi Eko Saswito di Mataram, kemarin (20/9).

Peserta diminta tetap tenang dan tidak terpancing dengan informasi yang menyesatkan. Karena setiap pelaksanaan seleksi dan penjaringan oleh tim pansel. Riak tentang adanya informasi yang belum jelas sumbernya bermunculan.

Karena itu, peserta seleksi harusnya konsentrasi dengan pekerjaannya saat ini ketimbang ikut nimbrung dengan informasi sesat. “Iya adem-ayem saja selesaikan pekerjaan masing-masing. Kan tinggal menunggu hasil saja. Kan sudah tidak ada lagi dia ikut tes apa dan lainnya,” ungkapnya.

Sekda mengatakan, tim pansel belum melaksanakan rapat untuk menentukan hasil seleksi secara keseluruhan. Pansel baru menggelar pertemuan biasa untuk pelaksanaan tahapan seleksi yang sudah dilakukan. “Kita belum rapatkan. Kemarin kami hanya kumpul biasa saja. Sekarang masih berproses itu,” terangnya.

BACA JUGA :  Puluhan Lapak PKL di Lingkar Selatan Dibongkar

Jadwal rapat pun tengah disusun. Agendanya adalah untuk mengumpulkan seluruh nilai yang didapatkan peserta seleksi. Mulai dari nilai pengujian makalah. Kemudian nilai presetase yang dilanjutkan dengan penelusuran rekam jejak.

Termasuk juga hasil assasment yang diikuti peserta oleh assesor dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB. Eko mengatakan, dirinya sudah menerima informasi hasil assasment ini sudah diterima dari BKD Provinsi NTB. “Sudah dikasi itu di BKSPDM (hasil assasment). Tapi saya belum lihat. Kita sedang kumpulkan semua nilainya,” terangnya.

Kemudian yang tak kalah pentingnya adalah hasil penelusuran rekam jejak seluruh peserta. Yakni kaitannya dengan pernah tidaknya peserta menerima sanksi disiplin selama menjadi ASN. Lalu juga pernah tidaknya melakukan tindak pidana.

Seluruhnya menjadi pertimbangan tim pansel untuk ditelusuri. “Kalau itu ada di BKSPDM misalnya ada menerima laporan tentang rekam jejak ini. Yang jelas nanti kita bedah secara keseluruhan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Satu Rumah Nyaris Ambruk Diterjang Gelombang

Pansel juga sudah memasang target untuk menuntaskan pekerjaannya dalam waktu dekat. Kemudian memilih tiga peserta terbaik disetiap posisi. Juga tentunya melakukan perangkingan disetiap posisi. Hasilnya kemudian diserahkan ke wali kota untuk menentukan pilihannya.

“Minggu ini mungkin sudah selesai dan kita serahkan hasilnya ke Wali Kota. Semuanya kita rangking. Dasar perangkingan itulah yang kita serahkan ke Pak Wali,” jelasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana mengatakan, dirinya mempersilahkan tim pansel untuk menyelesaikan tugasnya. Dia pun sama sekali tidak akan mengganggu pekerjaan tim pansel.

Untuk diketahui, ada 7 jabatan eselon II Kota Mataram yang diseleksi. Yakni jabatan kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Perspustakaan, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta Direktur RSUD Kota Mataram.

“Saya tidak ikut campur urusan tim pansel. Silahkan bekerja. Saya juga tidak tahu siapa saja yang ikut seleksi,” katanya. (gal)