Tiga Peserta SKB Reaktif, Satu Orang Positif Covid-19

TES : Inilah suasana peserta saat mengikuti SKB yang terpatau lewat CCTV di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB.(Faisal Haris/radarlombok)

MATARAM  Hari kedua pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Pemerintah Provinsi NTB masih berjalan lancar Jumat (5/9).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB, H Muhammad Nasir mengatakan hari kedua pelaksanaan SKB terbagi menjadi dua sesi. Jumlah peserta 45 orang per sesi. Untuk sesi pertama, sebanyak 44 orang peserta SKB hadir. Satu orang tidak hadir tanpa keterangan dan terdapat dua orang peserta laki-laki yang reaktif. Sedangkan sesi kedua, peserta yang hadir hanya 43 orang, satu orang peserta ditemukan reaktif dan satu orang tidak hadir tanpa keterangan, serta satu orang peserta dilaporkan tidak bisa hadir karena hasil swabnya positif. “Kalau saya ditanya apa alasan peserta tidak hadir saya tidak tahu. Tapi kalau satu orang peserta yang positif tidak hadir karena tidak disuruh hadir,”terangnya.

Ditegaskan Nasir, untuk satu orang peserta yang positif tersebut, pihaknya sudah langsung mengirimkan surat ke BKN di Jakarta untuk dibuatkan jadwal ulang pada tanggal 10 September. “Kita bersurat ke BKN untuk satu orang peserta positif agar dijadwalkan ulang, karena kita dikirimkan hasil swabnya. Jadi kita tidak menggugurkan dulu, kita beri kesempatan untuk isolasi dan pemeriksaan lanjutan,”katanya.

Sedangkan bagi peserta yang reaktif, tetap diperbolehkan ikut, tapi dipisahkan ruangan dengan peserta lainnya. “Tapi kalau ketiga peserta yang reaktif, tetap diizinkan ikut SKB ruangan khusus reaktif. Itu berdasarkan persetujuan tenaga medis yang tetap standby,” jelasnya.

Nasir berharap, pelaksanaan SKB bisa tetap berjalan lancar hingga hari terakhir tanggal 9 September nanti. Ia pun kembali mengingatkan kepada peserta untuk hari ketiga dan seterusnya akan dilaksanakan dengan tiga sesi seperti hari pertama. Seluruh peserta diimbau agar tidak datang terlambat. “Ya kita harapkan bisa tetap berjalan lancar. Untuk besok kita tetap mulai pukul 08:30 Wita, dengan tiga sesi. Oleh sebab itu kita minta peserta hadir satu jam sebelum tes dan jangan lupa bawa kartu peserta, KTP, alat tulis, masker, dan bawa surat keterangan hasil rapid test,”tutupnya.(sal)