Tiga Perusahaan Berebut Proyek Kantor Bupati

LELANG: Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Setda KLU Gunardi menunjukkan lelang proyek Kantor Bupati KLU. (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG–Lelang proyek pembangunan Kantor Bupati KLU senilai Rp 43,8 miliar tinggal menunggu pemenang.

Dari 41 perusahan yang mendaftar, hanya 3 perusahaan yang bersaing dalam penawaran. Antara lain PT Damai Indah Utama dengan harga penawaran Rp 42,17 miliar. Kemudian PT Mayalia dengan harga penawaran Rp 42,26 miliar dan PT Adhi Graha Kencana dengan harga penawaran Rp 42,48 miliar.

“Target kami dua pekan ke depan pemenang tender sudah menandatangani kontrak. Sekarang ini sudah masuk tahapan evaluasi kemudian pembuktian,” ungkap Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Setda KLU Gunardi, Rabu (2/2).

BACA JUGA :  Butuh Rp 80 Miliar Bangun Kantor Pemerintahan

Dijelaskan, dalam proyek pembangunan kantor bupati, pemenang lelang diwajibkan mengisi surat pernyataan tidak menuntut apabila postur APBD mengalami perubahan dari yang direncanakan. Pasalnya, akan ada dampak pada pembayaran pekerjaan dalam dua tahun anggaran. “Yang jelas, yang ikut penawaran lelang pastinya perusahaan besar juga. Saya yakin itu karena tidak mungkin perusahan kecil yang ikut,” jelasnya.

Untuk tanda tangan kontrak direncanakan 12 Februari. Kemudian pengerjaan ditarget 10 bulan. Terkait anggaran sendiri dibagi dalam dua item pekerjaan yaitu Rp 33 miliar pada item pembangunan konstruksi fisik kantor bupati yang meliputi ruangan bupati wakil bupati, sekretaris daerah, asisten dan sembilan ruang kepala bagian. Item anggaran berikutnya adalah pembangunan lanskap dengan anggaran Rp 10,8 miliar, sehingga totalnya Rp 43,8 miliar.

BACA JUGA :  Warga Minta Kejelasan Penuntasan RTG

Kemudian untuk konsultan pengawasan Rp 1,2 miliar. Lelangnya sudah selesai dengan pemenang PT Pola Dwipa asal Semarang, Jawa Tengah dengan harga penawaran Rp 1,07 miliar dan harga negoisasi Rp 1,07 miliar. (flo)