Tiga Maling Rumah Kosong Ditangkap Warga

MALU : Kapolsek Gangga AKP WB Cahyono menunjukan ketiga pelaku pencurian yang berhasil ditangkap pada menjelang pergantian tahun baru. (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG –Tiga maling asal Dusun Luk Desa Sambik Bangkol Kecamatan Kayangan, nekat mencuri di rumah Harno, warga kampung setempat sekitar pukul 19.30, Jumat (30/12/16).

Ketiganya, yakni Fauzi, 35, Tono, 37, dan Zulkifli, 30. Ketiganya ditangkap basah warga setempat saat menjalankan aksinya. Awalnya, warga mengamankan Fauzi di TKP. Polisi bersama warga kemudian menyisir lingkungan kampung dan berhasil menemukan Tono bersembunyi di balik semak-semak. “Dan pada malam itu berhasil mengamankan dua pelaku dibawa langsung ke polsek bersama beberapa barang bukti, yaitu satu buah gergaji besi, sebilah pisau, dan empat terali jendela yang dirusak,” bebernya.

Setelah diamankan, Unit Reskrim melakukan pengembangan. Dari hasil pengembangan pihaknya berhasil mengungkap pelaku bernama Zulkfili (30) ditangkap di rumahnya di Dusun Luk Timur juga. Adapun Ketiganya pun akhirnya tertangkap basah warga  Tiga pelaku pencurian dengan keberatan nekat melakukan aksi pencurian di kampung sendiri di Dusun Luk Timur sekitar pukul 19.30 Wita, Jumat (30/12) lalu. Mereka memanfaatkan situasi rumah kosong dengan kondisi mati lampu. Namun, ketiga pelaku bukan berhasil mengambil barang, malah keburuan ketangkap basah warga setempat. “Ketiga pelaku ini, kami berhasil mengamankan pada hari pergantian tahun 2016. Ini berkat informasi masyarakat ke Babinkantibmas dan SPKT Polsek Gangga. Dari informasi itu, makanya kami langsung bergerak cepat ke tempat kejadian perkara (TKP),” ungkap Kapolsek Gangga AKP WB Cahyono kepada wartawan pada jumpa pers di Mapolsek, Selasa (3/1).

[postingan number=3 tag=”maling”]

Ia menjelaskan, rumah ini berada di tengah perkampungan. Sehingga para pelaku dengan mudah ketahuan. Kondisi rumah kosong, karena pemiliknya pergi ke Malaysia dan istrinya pergi ke rumah keluarganya, sebab istrinya bukan warga setempat. Namun, pihaknya belum mengetahui apa motif pencuriannya, apakah untuk perayaan tahun baru, tapi menurutnya tidak mungkin karena sudah tua. “Kita masih belum mengetahui apa motifnya,” tandasnya.

Dalam proses penangkapan para pelaku tidak ada melakukan perlawanan, karena mungkin mereka mikir-mikir, sebab mereka beraksi di kampungnya sendiri. Dari hasil pengakuan para pelaku, ini baru pertama kali berbuat. Meski begitu, atas perbuatannya, ketiga pelaku diganjarkan pasal 363 KHUP, melakukan pencurian dengan keberatan, maka ketiga pelaku mendapatkan ancaman hukum 5 tahun penjara. “Ini penangkapan pertama kali, makanya heboh,” tandasnya. (flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut