Tiga Jabatan Eselon II Pemkab Lotim Kembali Dirombak

MUTASI : Pelantikan tiga jabatan eselon II di ruang Sekda Jumat (29/1) (M.Gazali)

SELONG– Tiga jabatan eselon II lingkup Pemkab Lombok Timur kembali di rombak Jumat (29/1).

Ketiganya yakni jabatan Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) , Kepala Dinas Perindustrian dan Asiten III.
Jebatan Kepala Dikes yang sebelumnya diduduki dr Hasbi Santoso digantikan Faturrahaman. Yang bersangkutan sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perindustrian. Hasbi Santoso ditempatkan menjadi Asisten III Setdakab Lotim. Sementara Kepala Dinas Perindustrian dijabat oleh Mohammad Zainuddin yang sebelumnya menduduki jabatan Asisten III.

Mutasi tiga jabatan eselon II ini ditandai dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bertempat di ruang kerja Sekda. Pelantikan itu itu dipimpin langsung Sekda HM Juaini Taufik. Hadir Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Salmun Rahman.

Selesai pelantikan Sekda Lotim HM Juaini Taufik mengingatkan para pejabat yang dilantik untuk bekerja keras , cepat dan koordinatif. Terlebih di waktu mendatang akan lebih banyak lagi persoalan komplek yang akan dihadapi. Apalagi di barengi dengan situasi daerah dan dunia pada umumnya yang dihadapkan dengan ancaman pandemi Covid -19. ” Makanya pelantikan bersifat normatif dan sudah menjadi hal lumrah untuk penyegaran OPD di sebuah birokrasi pemerintahan,” terang Sekda.

Pelantikan dan mutasi tiga jabatan ini telah melalui prosedur dan mekanisme yang berlaku. Diantaranya telah melalui proses pengajuan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Lalu juga mengacu pada PP Nomor 16 tahun 2018 tentang Organisasi Perangkat Daerah bahwa seluruh ASN adalah pembantu kepala daerah dalam mencapai visi dan misi dan program unggulan.
“Mutasi ini kapan saja bisa dilakukan. Dan pelantikan tiga jabatan ini juga tidak ada yang di-nonjob-kan. Melainkan sifatnya hanya digeserkan saja,” lanjut Taufik.

Para pejabat ini diminta untuk menjadikan jabatannya sebagai wadah guna bekerja lebih baik lagi dalam mewujudkan Lotim menjadi lebih maju. Selanjutnya apa yang menjadi visi dan misi Pemkab Lotim bisa tercapai.

Dalam menjalankan tugas di masa pandemi ini, 2 tahun di era normal diibaratkan setahun di era Covid-19. Oleh karena itu, sesuai tugas masing-masing OPD diharapkan mampu melaksanakannya dengan optimal. Pada masa pandemi yang masih terus mengancam ini maka sangat dibutuhkan penyegaran pimpinan di OPD tertentu dalam upaya memutuskan penyebaran Covid-19.” Inilah jadi pertimbangan dilakukan penyegaran sesuai hasil rapat pimpinan daerah,” tutupnya. (lie)