Tiga Dosen Positif Corona, UIN Mataram Lockdown Dua Pekan

LOCKDOWN: Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram memutuskan menutup aktivitas belajar mahasiswa di kampus untuk sementara atau lockdown selama dua pekan.(ist)

MATARAM – Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram memutuskan menutup aktivitas belajar mahasiswa di kampus untuk sementara atau lockdown.

Hal tersebut dilakukan setelah adanya tiga orang dosen UIN Mataram yang dinyatakan positif Covid-19. Untuk mengindari penyebaran virus Corona di lingkungan kampus, maka UIN Mataram menerapkan lockdown.
“Berdasarkan rapat pimpinan, Selasa 23 Maret 2021 tentang menyikapi kondisi pandemi Covid-19 yang merebak di kampus, maka untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona, kami mengintruksikan kampus Di-Lockdown mulai 24 Maret hingga 6 April,” kata Rektor UIN Mataram Prof H Mutawali.

Prof Mutawali memastikan selama kampus Di-Lockdown, pelayanan dosen dan mahasiswa bersifat online sampai dengan waktu yang telah ditetapkan. Bahkan selama lockdown dilarang masuk kampus, kecuali ada izin Satgas Covid-19 UIN Mataram. Selain itu, juga memutuskan untuk mengosongkan sekretariat UKM di kampus 1, serta mahasiswa yang ada di Ma’had jamiah dilarang keluar masuk kampus selama diberlakukannya lockdown.

BACA JUGA :  Lagi, Wagub Sasar Sejumlah Pasar di Kota Mataram

Sementara itu, Wakil Rektor III UIN Mataram Dr Hj Nurul Yakin mengatakan dengan dosen yang positif Corona bukan tertular di kampus tapi diduga tertular dari tetangganya.“Dosen yang diketahui terpapar Corona itu, karena ada tetanggnya yang positif Covid-19,” jelasnya.

Dikatakannya, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan UIN Mataram, maka dilakukan lockdown selama dua pekan kedepan. Selain itu, dalam pembelajaran kepada mahasiswa selama penerapan lockdown di kampus, maka pola belajar digunakan tetap dalam jaringan alias online. “Seluruh mahasiswa, dosen, dan civitas akademika dilarang memasuki area kampus selama kebijakan lockdown,” jelasnya.

BACA JUGA :  Warga Bengkel Protes Imbauan Tidak Menggelar Sholat Jum'at dan Tarawih

Terpisah, Ketua Satgas Covid-19 UIN Mataram H Subuhi menyebut ada tiga dosen yang dinyatakan positif Covid-19. Ketiga dosen tersebut, adalah dua dosen dari Fakultas Syariah yakni AA dan MS dan satu dosen dari Fakultas Ekonomi Bisnis yakni RM. Tiga orang dosen yang positif Covid-19 ini, sebelumnya ada kontak dengan keluarga dan temannya yang positif Corona.

“Sudah kami arahkan kepada dekan Fakultas Syariah untuk melakukan tracking kontak dan rapid antigen secara mandiri dengan penuh kesadaran dalam rangka memutus mantai rantai penyebaran Covid-19. Termasuk di Fakultas Ekonomi Bisnis,” katanya. (adi)