Tiga Bulan, Beras Raskin Belum Tersalurkan

Slamet Harianto (IRWAN/RADAR LOMBOK)

SELONG—Bagi masyarakat miskin di Kabupaaten Lombok Timur (Lotim) yang berhak menerima beras untuk warga miskin (Raskin), tampaknya harus bersabar dahulu. Pasalnya, hingga saat ini belum ada ketentuan pasti kapan bantuan itu akan diberikan kepada masyarakat yang berhak menerima.

“Untuk Raskin ini nanti kita kordinasikan dengan pemerintah. Mungkin belum ada koordinasi antara pihak Bulog dan pemerintah. Kalau masalah ketersediaan barang, kita sudah siap,” ungkap Wakil Bupati Lotim, Hairul Warisin, Jumat kemarin  (24/3).

Berdasarkan keterangan dari Bulog, beras Raskin untuk wilayah Lotim belum tersalurkan selama tiga bulan terakhir. Padahal ketersedian beras sudah sejak lama tersedia, sehingga perlu dilakukan koordinasi dengan pemerintah. “Kendalanya hanya faktor kondisi saja, tapi nanti coba kita komunikasikan,” ulangnya.

[postingan number=3 tag=”lotim”]

Sementara itu, Kepala Sub Bulog Kabupaten Lotim, Slamet Harianto mengatakan bahwa stok beras yang ada di Bulog bisa menjamin hingga 4 bulan mendatang. Akan tetapi untuk penyaluran beras Raskin masih menunggu surat dari pemerintah daerah. ”Jadi mulai dari bulan Januari hingga Maret 2017, beras Raskin itu belum tersalurkan,” jelasnya.

Menurutnya, yang menjadi kendala penyaluran beras Raskin ini lebih pada perubahan data yang terjadi. Dimana data pada tahun 2016 jumlah masyarakat penerima ada sebanyak 2.595 KK. Namun pada tahun 2017, data itu meningkat sebanyak 390 KK. ”Kalau dibandingkan dengan data tahun 2016, ada kenaikan datanya sebanyak 390 KK,” jelasnya.

Untuk Kabupaten Lotim lanjutnya, jumlah beras yang disiapkan untuk masyarakat miskin ada sebanyak 9 ribu  ton beras. Pihak Bulog sudah siap menyalurkan bantuan ini, hanya saja masih menunggu perintah dari pemerintah. ”Kalau sudah ada surat perintah, baru kita bisa salurkan,” pungkasnya. (cr-wan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid