Tiga Bocah Terseret Arus Sungai

Tiga Bocah Terseret Arus Sungai
PENCARIAN: Tampak Tim SAR dan Polisi yang dibantu warga, ketika sedang mencari salah satu, dari tiga korban yang hanyut ketika sedang main di kali. (IST FOR RADAR LOMBOK)

SELONG—Tiga bocah atas nama Imam Panani (5 tahun), laki-laki, anak dari pasangan Hj. Mislah dan H. Hilmi, kemudian Mevi Astuti (5 tahun), anak dari pasangan Nurhainani dan Mulyadi, dan satu lagi Maulida (3 tahun), anak dari Mulyani. Ketiganya warga Dusun Nyiur Tebel, Desa Nyiur Tebel, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Senin kemarin (19/6), sekitar pukul 12.15 Wita, hanyut terseret arus sungai.

Dari tiga bocah yang terseret arus sungai itu, satu bocah atas nama Imam Panani, berhasil ditemukan warga setempat dalam kondisi telah meningal dunia. Kemudian untuk korban atas nama Mevi Astuti juga ditemukan warga dalam keadaan selamat.

“Sedangkan satu korban lainnya masih belum ditemukan, dan masih dilakukan pencarian oleh Tim SAR dan Polisi, yang dibantu warga setempat,” kata Kapolres Lotim melalui Kasat Reskrim, AKP Antonius Faebuadodo, kemarin.

Dijelaskan Kasat Reskrim, ketiga anak tersebut awalnya mandi di kali. Tak lama kemudian, korban yang selamat (Mevi Astuti, red) memberitahukan kepada ibunya, kalau ada temannya yang hanyut di kali (sungai kecil, red). Sehingga warga pun beramai-ramai mencari para korban. Baru sekitar pukul 12.15 Wita, salah seorang korban ditemukan di kali sudah dalam keadaan meninggal.

”Satu selamat, dan satu lagi sampai saat ini belum ditemukan. Tim SAR dan anggota kepolisian dari Polsek Sukamulia, beserta warga Nyiur Tebel sedang bersama-sama mencari korban,” jelasnya. (cr-wan)

BACA JUGA :  Lale Yaquntunnafis Daftar di PDIP