Tiga Bakal Calon Ambil Formulir Pendaftaran PKB

AMBIL FORMULIR: Hari ketiga tiga bacagub/bacawagub mengambil formulir pendaftaran di PKB. Bahidin mewakili bacagub Suhaili FT mengambil formulir pendaftaran (Ahmad Yani/Radar Lombok)

MATARAM—Memasuki hari ketiga masa pendaftaran bakal calon gubernur dan wakilnya di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), tiga bakal calon gubernur (Bacagub) dan bakal calon wakil gubernur (bacawagub) langsung mengambil formulir pendaftaran.

Sunardi Ayub menjadi bacagub pertama yang mengambil formulir pendaftaran pada pukul 11.00 Wita. Disusul dua jam kemudian tim relawan Suhaili Fadhil Tahir (FT) dan tim pemenangan Subuhunnuri.

Dalam pengembalian formulir tersebut Sunardi Ayub diwakili ketua tim relawan, Syarifuddin. Suhaili FT diwakili tim relewan, Bahidin dan Subuhunnuri diwakili tim pemenangan, Yudi Apriadi. Adapun Subuhunnuri akan mendaftar sebagai bakal calon wakil gubernur (Bacawagub)

[postingan number=3 tag=”pilkada”]

Tim relawan Sunardi Ayub langsung diterima sekretaris tim Pilkada selaku Sekretaris PKB NTB, Akhdiansyah di kantor DPW PKB Provinsi NTB, Rabu kemarin (5/4). Ketua tim relawan Sunardi Ayub, Khairul Anwar mengatakan, bacagub Sunardi Ayub memastikan akan mengikuti semua mekanisme penjaringan ada di DPW PKB NTB.

“Ini adalah bentuk keseriusan bacagub, Sunardi Ayub maju di suksesi Pilkada NTB,” katanya.

Direncanakan pihaknya sesegera mungkin mengembalikan formulir pendaftaran di PKB. Dalam pengembalian formulir tersebut direncanakan diserahkan langsung bacagub, Sunardi Ayub disertai dengan barisan masa pendukung dan relawan pemenangan.

Pengembalian formulir tersebut langsung mendaftar. Selain mendaftar di PKB, pihaknya pun mendaftar di parpol lainnya. “PAN dan PPP mendaftar di penjaringan,” ucapnya.

Sekretaris tim Pilkada DPW PKB NTB, Akhdiansyah, mengatakan, Sunardi Ayub menjadi bacagub pertama mengambil formulir pendaftaran bacagub/ bacawagub di DPW PKB NTB. Selanjutnya disusul bacagub, Suhaili FT dan bacawagub, Subuhunnuri.

“Calon lain pun sudah memberikan konfirmasi untuk segera mendaftar juga,” kata Yongky  panggilan akrabnya, juga Sekretaris PKB NTB.

Dalam formulir pendaftaran calon tersebut, kata Yongky, terdapat kolom diisi. Apakah mereka mendaftar sebagai bacagub atau bacawagub. Dalam pengembalian formulir tersebut baru calon dianggap resmi mendaftar.

Adapun pengembalian formulir pendaftaran paling lambat dari tanggal 22 April hingga 2 Mei. “Tapi kita harapkan sesegera mungkin dikembalikan formulir pendaftaran,” harapnya.

Selain itu, pihaknya sudah menerima konfirmasi dari tim calon lain untuk mengambil formulir pendaftaran. Misalnya, Ahyar Abduh, Lalu Rudi Irham Srigede dan Aris Muhammad.

Katanya, mereka yang mendaftar di penjaringan akan disurvei terkait tingkat elektibilitas dan popularitas dan kans kemenangan calon tersebut andai didukung dan diusung di Pilkada NTB 2018.

Dari hasil penjaringan calon kepala daerah yang ada, pihaknya akan mengusulkan tiga calon kepala daerah kepada DPP untuk direkomendasikan dan diberikan persetujuan sebagai bacagub/bacawagub dari PKB. Kendati begitu, dalam proses tersebut DPP sudah membentuk tim kecil yang bertugas dan bertanggung jawab melakukan fit and propertest dalam penjaringan di tingkat DPP.

Calon kepala daerah diusulkan ke DPP tersebut harus menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPP. Dari hasil tersebut diharapkan diperoleh calon kepala daerah punya kapasitas, kapabilitas dan kompotensi.

Fit and propertest dijalani di DPP,” terangnya.

Ia pun menambahkan, dalam penjaringan itu semua pihak memiliki kesempatan dan peluang sama untuk menggunakan PKB sebagai kendaraan maju di Pilkada NTB. Baik kader maupun non kader.

Tak ditepis pula, sejumlah bakal calon gubernur sudah membangun dan menjalin komunikasi politik dengan PKB. Namun, hal itu masih sebatas menyatukan pandangan dan persepsi terkait gerak langkah, tujuan dan arah pembangunan NTB kedepan.

“Prinsipnya, PKB sangat terbuka bagi pihak manapun mau bersilaturahmi dan berkomunikasi,” tegasnya. (yan)