Tidak Ada Beasiswa Kedokteran di Lobar

(Fahmy/Radar Lombok) H. Baehaqi

GIRI MENANG – Kabupaten Lombok Barat masih kekurangan ratusan dokter. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pernah mendorong Pemkab menyediakan program beasiswa pendidikan bagi calon dokter agar setelah sekolah mereka mau mengabdi di Lombok Barat dengan ketentuan yang ada.

Terkait hal ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menyatakan tidak berencana menyediakan program beasiswa kedokteran. Alasannya karena pemerintah pusat sudah menyediakan beasiswa bagi setiap daerah, termasuk beasiswa untuk pendidikan kedokteran.”Kita tidak ada program untuk beasiswa kedokteran, karena sudah ada di pusat, yang mau dapat beasiswa silahkan bisa mendaftar, nanti daerah memberikan rekomendasi,” kata Sekda Lobar, H. Baehaqi.

Ia menjelaskan, saat ini di pemerintah pusat sudah banyak dibuka program beasiswa bagi warga terutama yang berasal dari wilayah Indonesia timur. Ia mendorong agar masyarakat yang memiliki kesempatan dan kemungkinan memenuhi syarat untuk mendaftar dan mengikuti seleksi. Pemerintah daerah pasti akan memberikan dukungan dalam bentuk rekomendasi dan memberikan bantuan stimulan.” Kita bisa berikan bantuan stimulan untuk kebutuhan hidup selama belajar, kalau beasiswa penuh tidak ada,” katanya.

Ia menambahkan, khusus untuk wilayah Indonesia timur, diberikan kuota yang lebih besar. Makanya pihaknya sangat mendorong agar warga mendaftarkan diri. Beberapa tahun terakhir sudah ada beberapa dokter yang mendapat beasiswa kedokteran yang sekarang bertugas di Kabupaten Lombok Barat.”Sudah ada beberapa dokter yang sudah bertugas di Lobar,” ungkapnya.

Khusus untuk kekurangan dokter, Pemkab Lobar sudah melakukan pemetaan jumlah kekurangan pegawai, termasuk kekurangan tenaga dokter. Pemetaan ini dilakukan agar daerah bisa mengusulkan ke pemerintah pusat untuk pengadaan pegawai pada bagian yang kosong.”Sudah mulai dipetakan kebutuhan pegawai untuk lima tahun kedepan,” ungkapnya.
Belum lama ini Wakil Ketua DPRD Lobar Hj. Nurul Adha, mengatakan kekurangan dokter di Kabupaten Lombok Barat sudah lama terjadi, namun belum ada kebijakan yang diambil oleh Pemkab yang sifatnya solutif untuk memenuhi kebutuhan dokter di Lombok Barat.”Saya sangat setuju jika Pemda memiliki perencanaan untuk beasiswa pendidikan dokter bagi masyarakat Lombok Barat,” katanya.

Cara ini sudah dilakukan oleh daerah lain. Dimana pemerintah daerah memberikan kesempatan kepada para pelajar atau mahasiswa yang berprestasi untuk mendapatkan pendidikan kedokteran. Dulu pernah ada beasiswa untuk bidan.” Pada saat itu Pemda bagus sekali, sekarang kalau kita kekurangan dokter, harusnya perencanaan ada kearah sana (beasiswa kedokteran),” jelasnya.(ami)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaDukung MotoGP, Lotim Siapkan Jalur Khusus
Berita berikutnya31 Kasus Baru, 11 Sembuh