TGKH Zainuddin Abdul Madjid Didukung jadi Nama Bandara

WARGA KIBARKAN BENDERA DI MENARA IC

TGKH Zainuddin Abdul Madjid Didukung jadi Nama Bandara
PENGIBARAN BENDERA: Usai salat Dzuhur, warga mengikuti pengibaran bendera di menara masjid IC atas diberikannya gelar pahlawan nasional kepada TGKH M Zainudin Abdul Madjid, Kamis kemarin (9/11). (Zulfahmi/Radar Lombok)

MATARAM – Penetapan TGKH Zainuddin Abdul Madjid sebagai pahlawan nasional disambut suka cita oleh warga NTB.

Gelar pahlawan nasional itu layak dianugerahkan kepada TGKH Zainuddin Abdul Madjid  atas jaa-jasanya ikut serta merebut, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan RI. Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) NTB H Willgo Zainar mengatakan sebagai masyarakat  NTB dan  anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, dia  sangat  mendukung dan ikut bersyukur atas gelar pahlawan nasional  yang diterima  almarhum TGKH M Zainuddin Abdul Madjid. ” Saya pribadi sangat bersyukur dan mendukung atas gelar pahlawan nasional yang diberikan kepada TGKH Zainuddin Abdul Majdid,” katanya  kepada Radar Lombok  Kamis kemarin (9/11).

Ia mengajak masyarakat  mendukung dan berbangga diri karena NTB memiliki seorang pahlawan nasional. Menurutnya gelar pahlawan nasional sudah sepatutnya diberikan kepada TGKH Zainuddin Abdul Madjid. Karena itu, dia mengusulkan dan mendukung pergantian nama  Lombok Internasional Airport (LIA) menggunakan nama Bandara Internasional TGKH M Zainuddin Abdul Madjid.” Kami mendukung bandara onternational menggunakan nama beliau sebagai penghormatan atas perjuangan dan kepahlawanan beliau,” imbuhnya.

BACA JUGA : Resmi, TGKH Zainuddin Abdul Madjid Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Penyematan nama pahlawan pada bandara sudah umum terjadi. Hampir di semua daerah, nama bandara mengadopsi nama pahlawan setempat. Hanya di Lombok, bandaranya belum mengadopsi nama pahlawan nasional. ” Sekarang NTB sudah punya pahlawan nasional, karena itu nama bandara juga hendaknya menggunakan nama pahlawan nasional TGKH Zainuddin Abdul Madjid,” tegasnya.

Sementara itu,ratusan warga  NTB mengikuti pengibaran bendera merah putih di menara masjid  Masjid Hubbul Wathan Islamic Center (IC). Warga memberikan penghormatan sambil menyanyikan lagi kebangsaan Indonesia Raya.

Aksi pengibaran bendera ini sebagai bentuk penghormatan atas telah dianugerahkannknya gelar pahlawan nasional kepada almarhum TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.  ” Mari kita bersama melakukan hormat dan menyanyikan lagu Indonesia Raya atas penganugrahan gelar pahlawan nasional  bagi TGKH M Zainuddin Abdul Madjid.,” ungkap Ichsan  salah satu inisiator melalui pengeras suara.

Selain memasang bendera ukuran besar, mereka juga memasang puluhan poster TGKH  Zainuddin Abdul Madjid dibeberapa pilar masjid IC. Poster tersebut berisikan foto dan beberapa pesan-pesan Maulanasyekh yang sudah dihasilkan selama masa hidupnya.  Selanjutnya tadi malam digelar hiziban akbar di masjid IC  usai salat magrib berjamaah.

Ketua PW Pemuda NW  Samsul Hadi mengatakan gelar pahlawan yang diberikan ini menjadi momentum warga NW meningkatkan rasa syukur  kepada Allah SWT atas nikmat yang didapatkan hari ini. Penghormatan negara atas jasa TGH Zainuddin Abdul Madjid tentu harus makin diinternalisasi semangat perjuangannya kepada semua warga NTB terutama kepada generasi muda.” Gelar pahlawan ini milik semua umat dan bangsa kita. Mari kita makin mengkaji nilai-nilai luhur spiritual yang  beliau (TGKH Zainuddin Abdul Madjid) telah ajarkan selama hidupnya,” ajak Samsul.

Budayawan di Kota Mataram H Rami’un menilai sosok TGKH Zainuddin Abdul Madjid adalah sosok yang kharismatik dan menjadi tokoh disegala bidang, mulai dari tokoh agama, tokoh pendidikan,  seniman dan  tokoh perjuangan. ” Segala ketokohan melekat pada dirinya. Saya pribadi sangat bangga TGKH  Muhammad Zainuddin Abdul Madjid diberikan anugerah gelar pahlawan nasional,” jelasnya.

BACA JUGA :  Resmi, TGKH Zainuddin Abdul Madjid Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Baginya banyak karya seni yang berhasil diciptakan oleh TGKH Zainuddin Abdul Madjid terutama yang berkaitan dengan syair-syair yang bernuansa Islam namun sangat kaya akan maknanya. Banyak karyanya yang sudah dibukukan bahkan banyak juga karya tulis berupa syair yang dibuat menjadi lagu.” Saya sebagai seniman menganggap beliau adalah tokoh disegala bidang,” tambahnya.(ami)