TGB-Zulkiefli Terancam Pecah Kongsi

TGB-Zulkiefli Terancam Pecah Kongsi
TERANCAM: Gubernur NTB TGBKH M Zaenul Majdi bersama Gubernur NTB terpilih Zulkieflimansyah. (AZWAR ZAMHURI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Kemesraan Gubernur NTB terpilih, Dr Zulkieflimansyah dan Gubernur NTB TGBKH M Zainul Majdi dalam dunia politik terancam akan segera berakhir. Pecah kongsi keduanya akan sulit dihindari pada pemilihan presiden (pilpres) 2019 mendatang.

Gubernur NTB terpilih, Dr Zulkieflimansyah merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sementara sikap PKS, dipastikan tidak mendukung Joko Widodo. Di sisi lain, TGB telah mendeklarasikan dirinya sebagai pendukung Jokowi pada pilpres. “Sebagai kader PKS, saya tetap mendukung 9 orang yang disiapkan PKS,” tegas Zukielimansyah di Kantor DPW PKS NTB, Selasa (10/7).

Sembilan orang yang disiapkan PKS untuk maju di pilpres yaitu Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, Mantan Presiden PKS Anis Matta, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufrie, Mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring, Wakil Ketua DPP PKS Al-Muzammil Yusuf dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

Zulkiefli sejak awal maju di pilgub NTB telah berjanji akan mendukung TGB untuk maju di pilpres. Bahkan, dalam orasi politiknya untuk memuluskan TGB melangkah ke level nasional, harus memenangkan Zul-Rohmi terlebih dahulu. “Di luar yang 9 nama dari PKS, ya tetap TGB dong,” katanya.

Lalu bagaimana sikap Zulkiefli dengan perkembangan politik saat ini, di mana TGB telah menyatakan dukungannya kepada Jokowi. Apakah Zulkiefli akan tetap mengikuti sikap politik TGB, sementara di sisi lain Zulkiefli terikat sebagai kader PKS yang tidak ingin melanjutkan kepemimpinan Jokowi? Terkait hal itu, Zulkiefli belum bisa memberikan jawaban. Dia menyadari, sikap TGB bertolak belakang dengan keputusan partainya. “Udah ya, takut nanti ketinggalan pesawat,” jawabnya terburu-buru meninggalkan wartawan.