Tes CPNS Diikuti 243 THL-TB

MATARAM – Sebanyak 243 Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu (THL-TB) Provinsi NTB yang bekerja sebagai penyuluh pertanian mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB, Rabu kemarin (5/10).

Rekrutmen CPNS ini diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian yang bekerja sama dengan KemenPAN-RB.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Koordinasi Penyuluh (Bakorluh) Provinsi NTB Muhammad Riadi menyampaikan, dari 579 THL yang ada di NTB, yang ikut mendaftar dan mengikuti tes hanya 243 orang. Sedangkan sisanya tidak bisa mengikuti tes CPNS tersebut. “Mereka dari semua kabupaten/kota, hasil verifikasi kita sebenarnya ada 246 orang. Tapi tidak tahu deh ada 3 orang yang tidak ikut,” terangnya.

Untuk bisa mengikuti tes CPNS ini lanjutnya, penyuluh pertanian THL harus berumur di bawah 35 tahun. Penyuluh yang berusia di bawah 35 tahun hanya 246 orang dan di atas 35 tahun sebanyak 333 orang.

Peserta yang ikut tes CPNS berasal dari Kabupaten Lombok Barat 44 orang, Dompu 22 orang, Sumbawa 22 orang, Sumbawa Barat 12 orang, Lombok Tengah 38 orang, Kabupaten Bima 33 orang, Lombok Timur 28 orang, Lombok Utara 24 orang, Mataram 13 orang dan Kota Bima 7 orang. “Kalau penyuluh THL yang tidak bisa ikut tes itu, rencananya akan diangkat sebagai P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja – red),” terangnya.

Namun penyuluh THL yang akan diangkat menjadi P3K haruslah bersabar dahulu. Pasalnya sampai saat ini Peraturan Pemerintah (PP) tentang hal itu belum juga keluar. “Tidak tahu makanya kapan itu, ini yang ikut tes CPNS juga belum saya tahu kapan pengumumannya,” kata Riadi.

Menurut Riadi, bagi penyuluh THL yang ikut tes CPNS sangat berpeluang besar untuk bisa lulus. Pasalnya, kuota yang disiapkan se-Indonesia sebanyak 7 ribu. Sementar yang mendaftar ikut tes hanya 6.087 orang. Itu artinya, apabila peserta mengikuti tes dan nilainya memenuhi standar maka dipastikan lulus.

Tes yang dilakukan menggunakan Sistem Computer Assisted Test (CAT). Peserta tes wajib mengerjakan materi seleksi kompetensi dasar yang terdiri dari seleksi wawasan kebangsaaan (SWK), Seleksi Intelegensi Umum (SIU) dan Seleksi Karakteristik Pribadi (SKP). “Kalau soal tes, semua urusan pusat itu,” ujarnya.

Di Provinsi NTB sendiri jumlah penyuluh pertanian saat ini sebanyak 1300 orang. Penyuluh yang telah berstatus PNS 721 orang dan THL 579 orang. Jumlah tersebut juga terdiri dari pegawai yang ada di kantor atau tidak terjun lansung ke petani. “Kalau untuk tes CPNS ini hanya hari ini saja, jadi semuanya lansung tadi,” tutup Riadi. (zwr)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid