Tertimpa Tower, Tiga Pekerja Tewas

Tertimpa Tower
PERIKSA: Tampak aparat kepolisian sedang mengecek lokasi pembangunan tower yang roboh dan menyebabkan tiga pekerja hingga tewas. (Ist)

PRAYA – Pembangunan tower penelitian dan pengembangan energi angin di Dusun Adagangan Desa Persiapan Pandan Tinggang Kecamatan Praya Barat Daya Lombok Tengah, menelan korban jiwa.

Tiga pekerja tower tersebut tewas seketika setelah tertimpa usai pemasangan. Ketiganya yakni Rian, 28 tahun, warga Kelurahan Menda’a Kecamatan Sirampog Kabupaten Berebes, Kiki 38 tahun, dan Agus Susanto, 32 tahun, keduanya merupakan warga Beliksari Kelurahan Potrobangsan Kecamatan Magelang Jawa Tengah.

BACA JUGA :  NU dan Warga Tionghoa Bantu Korban Gempa

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.40 Wita, Jumat kemarin (26/1). Ketika itu, ketiga korban bersama para  pekerja lainya yang berjumlah sebelas orang memasang besi tower penelitian dan pengembangan energi angin ketenagalistrikan dari Kementrian ESDM. Saat kejadian, awalnya korban Agus Susanto dan Rian sedang berada di atas tower untuk memasang besi tower dan tali seling.

Tertimpa Tower
TRAGIS: Kondisi korban yang terimpa tower sangat memperihatinkan.

Setelah besi dengan ketinggian 92 meter itu terpasang. Kemudian para pekerja mulai berbenah dan turun dari atas tower. Karena waktu itu juga menunjukan sudah siang dan mereka akan beristirahat untuk melaksanakan salat Jumat. Saat bersiap untuk istirahat itulah, tiba-tiba besi tower yang baru selesai dipasang menimbulkan suara. Seketika itu juga, tower itu melengkung dan lama-lama menjadi patah.

Agus Susanto dan Rian yang saat itu berada di lubang tower ikut jatuh bersama besi yang patah sehingga keduanya tertimpa besi itu. keduanya tidak bisa menghindar akibat cepatnya kejadian itu. Apesnya lagi, besi tower yang patah itu tidak hanya menimpa keduanya. Namun juga menimpa satu pekerja lainya yakni Kiki. ‘’Atas kejadian itulah sehingga mengakibatkan ketiga orang korban meninggal di tempat,’’ tutur Kabid Humas Polda NTB AKBP Tribudi Pangastuti, Jumat kemarin (26/1).

BACA JUGA :  Polda NTB Tangkap Pencuri Minyak MFO

Melihat kejadian itu, sambung Tri, pekerja lainnya berhasil menghindar dari patahan besi. Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Batujangkih. Polisi yang mendapatkan informasi itu langsung turun ke lokasi kejadian untuk memeriksa saksi-saksi. Sejauh ini, polisi belum bisa memberikan komentar terkait penyebab dari robohnya tower tersebut apakah karena kelalaian dari para pemasang atau disebabkan hal lain. Namun yang jelas pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada para saksi yang berada di lokasi itu. “Kita juga masih menunggu keluarga korban karena memang para korban ini berasal dari luar daerah untuk mengerjakan tower dari kementerian itu,” tandasnya. (cr-met)