Tertimpa Tembok, 2 Warga Meninggal

MENINGGAL: Korban Mustafa meninggal di RSUD Kota Mataram setelah sempat mendapatkan perawatan Rabu sore kemarin (1/3). Inilah lokasi tewasnya dua korban. (Fahmy/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Dua orang warga Lingkungan Dasan Agung Gapuk Kelurahan Dasan Agung Kecamatan Selaparang Kota Mataram mengalami kecelakaan kecelakaan kerja saat sedang  gotong royong di masjid setempat  sekitar pukul 17.20 WITA Rabu kemarin (1/3).

Korban meninggal atas nama Supriadi 46 tahun dan   Mustafa, 35 tahun. Dari informasi yang dikumpulkan koran ini di lokasi, kronologis kejadian  sekitar pukul 16.00 Wita masyarakat lingkungan Gapuk  sedang melaksanakan gotong royong rutin pembangunan dan melakukan perobohan dinding masjid yang  masih tersisa." Ini kegiatan gotong royong rutin di warga kami, karena masjid mau pembangunan," kata Ipung Ketua Panitia Pembangunan Masjid atau Takrim.

Saat  hujan  cukup lebat, warga beristrahat. Setelah selesai hujan selesai,  warga kembali melanjutkan gotong royong. Tiba-tiba saja  tembok  yang sedang mau dirobohkan terjatuh  menimpa dua  korban." Secara tiba-tiba tembok yang mau dirobohkan itu menimpa dua warga, salah satunya termasuk keponakan saya," tegasnya.

[postingan number=3 tag=”tewas”]

Supriadi meninggal di lokasi kejadian. Kondisinya cukup parah. Sementara Mustafa segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Pihak RSUD Kota Mataram  melalui Afrina Susanti Kasi Pengembangan Mutu Pelayanan  menjelaskan dua orang korban ini satu meninggal di lokasi kejadian atas nama Supriadi. Sedangkan korban Mustafa sempat diberikan penanganan oleh dokter karena mengalami patah tulang di bagian kaki." Keluarga sudah setuju untuk dilakukan operasi," ungkapnya.

Beberapa jam setelah operasi,  kondisi korban  kritis.  Korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 19.00 Wita." Dua korbannya meninggal dunia." ungkapnya.

Pantauan koran di lokasi keluarga korban hesteris karena tidak menahan tangis begitu mendengar korban yang kedua meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Mataram AKP Kiki Firmansyah ketika dikonfirmasi Radar Lombok membenarkan kejadian ini. Dijelaskanya akibat dari robohnya tembok tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia  di tempat dan satu korban lagi meninggal di RSUD Kota Mataram.

Korban saat kejadian ia bersama warga lainya melakukan gotong royong namun tiba- tiba saat bekerja, tembok yang berada didekatnya tersebut roboh dan menimpanya.”Anggota sudah ke lokasi masih melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara),”ungkap mantan Kapolsek Ampenan tersebut.

Namun ia tidak bisa memberikan keterangan yang panjang, lantaran saat ini ia masih fokus untuk melakukan olah TKP tersebut.”Nanti saya kabari ya soalnya anggota masih di TKP,”ujarnya. (ami/cr-met)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid