Terseret Arus, Dua Pelajar belum Ditemukan

MASIH DICARI: Tim Basarnas Mataram masih melakukan pencarian dua pelajar yang hilang terseret arus saat mandi di sungai Tibu Atus Dusun Batu Asak Desa Buwun Sejati Kecamatan Narmada.(Ist/Radar Lombok)

GIRI MENANG–Tim Basarnas Mataram masih melakukan pencarian dua pelajar yang hilang terseret arus di sungai Tibu Atas, Dusun Batu Asak, Desa Buwun Sejati, Kecamatan Narmada. Peristiwa ini terjadi Kamis (4/11).

Empat pelajar asal Lingkungan Karang Bata, Kelurahan Abian Tubuh, Kota Mataram  terseret arus saat mandi di sungai. Satu orang tewas, dua lagi masih belum ditemukan. Yang meninggal adalah Ayat (17). Ia meninggal di Puskesmas Suranadi setelah mendapatkan perawatan. Yang selamat adalah Umam. Sedangkan sisanya masih dalam pencarian

Hingga Jumat (5/11), pencarian belum membuahkan hasil.  Tim Basarnas terkendala oleh derasnya air sungai.

Humas Basarnas Mataram I Gusti Lanang  Wisnanda menjelaskan, pencarian dua korban yang hanyut sampai saat ini belum membuahkan hasil. “Belum ditemukan sampai saat ini,” ungkapnya.

Untuk sementara penyisiran dilakukan dari  pinggir sungai sampai 4,5 kilometer dari lokasi kejadian. “Dua korban yang belum ditemukan atas nama Erik (17) dan Andre Firmansyah (20),” kata Nanang.

Keterangan keluarga Erik, ada 10 orang yang berwisata ke Tibu Atas. (ami)