Termakan Usia, SDN 4 Batu Nampar Ambruk

SDN 4 Batu Nampar
AMBRUK: Inilah kondisi SDN 4 Batu Nampar yang ambruk sejumlah ruang kelasnya. (Janwari Irwan/Radar Lombok)

SELONG – Sebanyak 5 ruang belajar  di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Batu Nampar Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur ambruk. Sekolah yang dibangun pada 1984 itu ambruk Sabtu malam (27/1), sekitar pukul 08.30 Wita.

Ketua Komite SDN 4 Batu Nampar Awaludin mengatakan, bangunan SDN 4 ambruk saat terjadi hujan lebat. Akla itu hujan dibarengi angin kencang.

Praktis, bangunan sekolah yang sudah dibangun puluhan tahun ini ambruk. Jumlah rusak total sebanyak 3 ruang belajar, sementara yang rusak ringan sebanyak 5 ruangan.

BACA JUGA :  Pemilihan Rektor Unram Belum Jelas

Ia mengatakan, sejak dibangun puluhan tahun lalu, bangunan ini terakhir kali direhab 2004 lalu. Namun, karena tidak sesuai dengan kondisinya, bangunan SDN 4 roboh.

“Sebenarnya ada satu bangunan yang ambruk duluan pada saat proses belajar mengajar berlangsung,” jelasnya.

Dengan kondisi sekolah yang saat ini sudah ambruk dan tersisa sebanyak 2 ruang saja, pihaknya merasa kawatir dengan anak- anak. Apalagi menjelang datangnya mid semester, siswa harus tetap berlajar.

“Kalau melihat kondisi seperti ini, saya harus masukkan siswa dengan sistem double ship. Ada yang masuk sore dan pagi,” katanya.

Pihak sekolah disebutnya sudah meminta kepada pemerintah untuk segera dilakukan perbaikan. Namun hingga saat ini sekolah belum bisa diperbaiki. Permintaan dilayangkan kala kasus ambruk pertama kali menimpa sekolah ini.

Sementara itu, Kepala UPTD Kecamatan Jerowaru Lalu Mutafa Bakri mengatakan, ambruknya bangunan SDN 4 Batu Nampar ini terjadi pada Sabtu malam. Dimana pada saat itu hujan lebat disertai angin.

“Kalau yang ambruk sekarang sebanyak 3 ruang, dan 5 rusak ringan namun kondisinya sangat berbahaya dan tidak bisa kita tempati,” katanya.

Sebenarnya, bangunan SDN 4 Batu Nampar mejadi skala prioritas yang akan dilakukan perbaikan pada bula April mendatang. Namun, dengan kondisi seperti ini pihaknya akan meminta kepada dinas untuk segera dilakukan perbaikan.

“Mengingat kita akan segera masuk mid semester dan ujian, tentunya saya berharap pemerintah tidak menunggu terlalu lama, karena hanya dua kelas  yang tersisa,” katanya.

Disampaikannya juga, untuk Kecamatan Jerowaru, secara umum sebenarnya sebanyak 10 sekolah Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dikbud Lotim, Muhir mengatakan bangunan SDN 4 yang ambruk akan di kerjakan langsung pada bulan ini. Dimana bangunan ini akan dikerjakan secara swakelola dan akan menunjuk fasilitator yang mendesain sekolah.

BACA JUGA :  SMA 1 Terara Tidak Pungut Biaya Daftar Ulang

“Kalau dikerjakan pada bulan April berarti akan menelantarkan siswa, sehingga paling lambat kita akan mulai kerjakan pada minggu depan,” katanya.

Ia mengatakan, untuk SDN 4 Batu Nampar sebenarnya akan mendapat rehab sebanyak tiga ruang belajar. Akan tetapi, karena yang rusak sebanyak 5 ruang, sekolah ini akan mendapat tambahan bantuan.  (cr-wan)