Terlibat Politik Praktis, Kadispora Lobar Diminta Dipecat

Daftar : Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lombok Barat drg. Arbain Ishak saat mendaftar sebagai bacakada di Partai Nasdem belum lama ini. (Fahmy/Radar Lombok)

GIRI MENANG – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lombok Barat drg. Arbain Ishak terlibat politik praktis dengan mendaftar sebagai bakal calon Wakil Bupati Lombok Barat lewat Partai Nasdem beberapa waktu lalu. Sebagai ASN, Arbain dianggap telah melanggar ketentuan yang ada dan diminta dipecat. “ Dia kan masih aktif sebagai ASN, tapi kok berpolitik praktis. Dia harus dipecat. Kepala daerah juga harus mengingatkan jajaran ASN untuk netral di Pilkada,” ungkap Muhsan, warga Gerung, kepada Radar Lombok.

Sementara itu Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) meminta Arbain Ishak mengambil Cuti Luar Tanggungan Negara (CLTN) karena sudah mendaftarkan diri sebagai Bacakada. Peringatan itu disampaikan KASN lewat surat berdasarkan temuan dan rekomendasi Bawaslu Lombok Barat. Bawaslu sudah melakukan klarifikasi terhadap Arbain dan Parpol tempatnya mendaftar sehingga Bawaslu mengajukan agar KASN memberikan sanksi kepada Arbain Ishak.

Ketua Bawaslu Lombok Barat Rizal Umami mengatakan rekomendasi yang diajukan kepada KASN untuk Arbain Ishak sudah dijawab KASN.” KASN sudah memberikan rekomendasi kepada pak Arbain. Suratnya sudah kami terima,” kata Rizal, Kamis (30/5).

Baca Juga :  Festival Air akan Digelar Lagi Tahun Ini

Dalam surat yang diterima Bawaslu, ada tiga poin rekomendasi KASN. Pertama, Arbain diminta tetap menaati ketentuan peraturan terkait netralitas ASN dengan mengajukan cuti di luar tanggungan negara (CLTN). Kedua, apabila akan mencalonkan diri menjadi kepala daerah, ASN seperti Arbain wajib menyatakan pengunduran diri secara tertulis sebagau Pegawai Negeri Sipil sejak ditetapkan sebagai calon sebagaimana amanat Undang- Undang nomor 20 tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.” Jika mau maju Pilkada harus mundur,”ungkapnya.

Poin ketiga, apabila terdapat pelanggaran netralitas kode etik dan prilaku ASN, maka dapat dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah nomor 42 tahun 2004 dan/atau Peraturan Pemerintah nomor 94 tahun 2021 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil. ” Selanjutnya kami meminta kepada Pj. Bupati Lombok Barat selaku pejabat pembina kepegawaian untuk terus melakukan pengawasan terhadap ASN di Lombok Barat dalam rangkaian Pilkada serentak tahun 2024,” ungkapnya mengutip surat KASN.

Baca Juga :  Pemprov Diminta Hibahkan Pasar Seni Senggigi

Untuk diketahui  pasca dokter Arbain melakukan pendaftaran di partai Nasdem, pihak Bawaslu melakukan klarifikasi kepada Partai Nasdem untuk memastikan kebenaran Arbain Ishak masih berstatus ASN aktif yang melakukan pendaftaran ke Parpol.” Hasil klarifikasi kita ke Parpol, mereka membenarkan bahwa Arbain Ishak mendaftarkan diri sebagai bakal calon  Wakil Bupati Lombok Barat, ” tegas Rizal Umami.

Selain melakukan klarifikasi ke pihak Parpol, pihak Bawaslu juga sudah memanggil ASN yang bersangkutan untuk dimintai keterangan atas pendaftarannya ke Parpol. Dari hasil klarifikasi yang bersangkutan juga mengakui mendaftar. “Dalam Undang Undang ASN itu kan dia (ASN) tidak boleh mendekati partai politik dalam tujuan tertentu, nah ini kan tujuannya  mengambil formulir itu untuk mencalonkan diri, ” tegasnya.(git/ami)

Komentar Anda