Terlibat Narkoba, Tiga Warga Ampenan Diringkus

DIAMANKAN: Para pelaku diamankan Timsus Dit Resnarkoba Polda NTB di Ampenan, Kamis (25/2) lalu. IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM –Timsus Dit Resnarkoba Polda NTB di bawah komando AKP GB. Eka Prasetya kembali mengungkap kasus peredaran narkoba. Kali ini ada tiga orang yang diamankan. Masing-masing berinisial FK (31) dan RA (19), warga Kelurahan Dayen Peken, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram dan HA (46) warga Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. “Ketiganya ditangkap pada Kamis (25/2) kemarin di  TKP  yang berbeda. Dua di Dayen Peken dan satu di Pejeruk,” kata Dir Resnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma, Jumat (26/2).

Diungkapkan, penangkapan pertama dilakukan di Jalan Koperasi Lingkungan Otak Desa Utara, Kelurahan Dayan Peken, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pelaku yang diamankan FK dan RA. Selain pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni 1 bungkus rokok berisi 5 poket klip kecil yang diduga ganja, 1 bungkus rokok berisi 1 poket ukuran sedang yang diduga ganja, 1 kotak permen berisi 1 klip kecil yang diduga ganja, 1 dompet kulit berisi KTP, Kartu BPJS, ATM BRI dan BNI, 1 buku tabungan, 1 tas dompet berisi klip kosong beserta alat isap sabu.

Dari hasil interogasi, FA mengaku mendapatkan barang tersebut dari HA di Pejeruk. Tim kemudian mengembangkan kasus tersebut dengan bergerak menuju rumah HA. “Saat petugas datang pelaku HA sempat berusaha kabur dan membuang barang bukti tetapi berkat kesigapan anggota, yang bersangkutan berhasil diamankan beserta barang bukti,” ujarnya.

Di rumahnya HA, petugas mengamankan barang bukti berupa uang Rp 1.485.000 yang diduga hasil transaksi. Kemudian 1 HP, 1 alat isap sabu,  dan 1 plastik bening berisi 4 poket klip kecil yang diduga ganja.

Saat ini pelaku bersama barang bukti diamankan di Polda NTB guna proses hukum dan pengembangan lebih lanjut. Ketiga pelaku terancam dijerat Pasal 111 ayat (2) dan 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Helmi menegaskan bahwa setelah ketiga pelaku ditangkap, pihaknya tidak akan berhenti sampai di situ saja. “Ini masih kita kembangkan terus hingga tuntas,” tegasnya. (der)