Terlibat Narkoba, Tiga Orang Diamankan di Karang Bagu

BARANG BUKTI: Sederet barang bukti sabu yang ditemukan saat penggerebekan di Karang Bagu, Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara Kota Mataram, Rabu (3/11). (IST RADAR LOMBOK)

MATARAM – Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram mengamankan tiga orang di Karang Bagu, Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Rabu (3/11).

Tiga orang yang diamankan terdiri dari dua pria inisial HH (26) dan IS (27) serta satunya seorang perempuan berinisial DJ (27). Ketiganya merupakan warga setempat yang ditangkap di lokasi berbeda. Yang ditangkap pertama yaitu pelaku HH. Ia ditangkap di gang masjid di Karang Bagu. Saat akan ditangkap, HH sedang bersama seorang berinisial MZ alias Jek untuk transaksi. Namun begitu melihat kedatangan polisi, Jek kabur duluan.

BACA JUGA :  Petugas Lapas dan Warga Binaan Mendadak Dites Urine

Polisi kemudian hanya mengamankan HH dan dilakukan penggeledahan. Polisi mendapatkan 32 plastik klip bening di dalamnya berisi kristal bening diduga sabu, 1 HP, 1 korek api, 1 pipet yang diruncingkan, dan uang Rp 272.000.

Selesai menggeledah HH, polisi bergerak ke rumahnya Jek yang tidak jauh dari TKP dan melakukan penggeledahan. Di sana didapati 17 klip bening berisikan kristal bening diduga sabu.

Setelah itu polisi menuju RT 04 di Karang Bagu. Di sana polisi mengamankan DJ. Barang bukti yang didapat di rumahnya DJ yaitu 3 HP, 1 pipet yang diruncingkan ujungnya, 3 korek api tanpa tutup, 1 kartu ATM BCA dan 2 lembar resi transfer.

BACA JUGA :  Diduga Edarkan Sabu, IRT dan Anak Perempuannya Diamankan

Ketiga pelaku yang diamankan selanjutnya dibawa ke Polresta Mataram bersama barang bukti. Kasat Resnarkoba Polresta Mataram, AKP I Made Yogi Purusa Utama membenarkan adanya pengungkapan ini. “Benar, dari hasil giat kemarin barang bukti sabu yang diamankan setelah ditotalkan keseluruhannya ada 16 gram,” ujarnya, Kamis (4/11).

Saat ini pelaku yang diamankan kata Yogi masih diperiksa guna mengungkap perannya masing-masing. Pihaknya juga kini masih melakukan pengembangan guna menangkap pelaku lainnya. (der)