Terjatuh ke Jurang, Pendaki Rinjani Asal Surabaya Meninggal

IST/RADARLOMBOK.CO.ID  EVAKUASI: Tim SAR Gabungan saat melakukan evakuasi terhadap korban M Fuad Hasan (26) pendaki asal Surabaya, Jawa Timur yang diduga terjatuh ke dasar jurang di Gunung Rinjani.

MATARAM–Nasib nahas menimpa pendaki Rinjani asal Surabaya, Jawa Timur, M. Fuad Hasan (26). Ia ditemukan meninggal dunia oleh Tim SAR gabungan; diduga terjatuh ke dasar jurang. “Saat ini jenazah dibawa ke RSUD Kota Mataram. Setelah dari RSUD Kota Mataram jenazah mau dipulangkan,” ungkap Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram I Gusti Lanang Wiswananda, Minggu (3/1/2021).

Sesuai laporan yang ada, korban diduga terpeleset dan jatuh ke dalam jurang di jalur Pendakian Gunung Rinjani di kilometer 7,5 di bawah Pelawangan Senaru, sekitar pukul 13.00 WITA, Jumat (1/1).

Korban bersama rekannya M. Hazazi, pada Kamis (31/1) sekitar pukul 10.30 WITA melakukan check in pendakian di pintu Senaru. Sekitar pukul 11.00 WITA, keduanya melakukan pendakian dan sekitar pukul 18.00 WITA, tiba dan menginap di Pos Cemara 5. Selanjutnya, pada Jumat (1/1) sekitar pukul 10.00 WITA, berangkat melanjutkan perjalanan, dan sekitar pukul 11.30 WITA tiba di Pelawangan Senaru dan langsung turun menuju Danau Segara Anak mengunakan jalur lama.

Kemudian sekitar pukul 13.00 WITA di sekitar kilometer 7,5, di bawah Pelawangan Senaru, M. Hazazi melihat korban terpeleset dan terjatuh ke jurang. Jarak M. Hazazi dan korban pada saat itu sekitar 10 meter dan cuaca pada saat itu kabut ringan dengan jarak pandang sekitar 10 meter. Selanjutnya M. Hazazi, naik kembali ke Pelawangan untuk mencari sinyal HP guna menghubungi petugas TNGR Senaru. Setelah mendapat kabar dari M. Hazazi selanjutnya petugas TNGR sebanyak 6 orang langsung naik menuju Pelawangan untuk melakukan pencarian dan bertemu M. Hazazi.

Kemudian pada Minggu sekitar pukul 05.00 WITA, korban ditemukan oleh Tim TNGR dan Basarnas di bawah tebing dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya tim langsung mengevakuasi jenazah korban untuk dibawa ke Puskesmas Senaru. Berdasarkan hasil pemeriksaan VER sementara, dari perawat jaga Puskesmas Senaru, korban diduga mengalami luka robek di kening sebelah kiri, luka lebam di panggul yang menyebabkan pendarahan pada organ dalam dan luka lecet di bagain pinggang sebelah kanan akibat terjatuh ke dalam jurang dengan kedalaman 100 meter.

Selanjutnya korban langsung dibawa oleh pihak perwakilan keluarga ke Rumah Sakit Kota Mataram untuk mengurus proses pemulangan jenazah ke daerah asal di Desa Ujung, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. (sal)