Tergencet Truk, ABK Taruna Praktek Meninggal

OLAH TKP: Petugas kepolisian melakukan olah TKP kecelakaan yang menyebabkan seseorang Kadet meninggal dunia.(ist)

GIRI MENANG – Kecelakaan kerja menimpa seorang Taruna Praktek (Kadet) di Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa saat melaksanakan pemuatan unit kendaraan ke dalam kapal pada Kamis (10/9) pukul 23.30 Wita.

Akibat kecelakaan ini, Dedy Hariyadi (25 tahun) asal Lombok Tengah tewas. Kasat Reskrim Polres Lobar AKP Dhafid Shiddiq menjelaskan kronologi kejadian maut tersebut. Saat pemuatan di kapal, kadet Dedi Hariyadi ditugaskan untuk pengaturan muatan deck 1 di bawah pemantauan mualim II bernama Bagaskara Aditya serta mualim III Roky. Korban Dedi bersama kadet lainnya sedang mengatur kendaraan Truk Besar (TB). Saat itu posisi korban berada di belakang truk besar tersebut. Sedangkan satu orang kadet lainnya berada di depan sedang mengarahkan truk tersebut untuk mundur.” Tiba-tiba kadet atau korban berpindah tempat dari sebelah kiri truk menuju ke sebelah kanan truk dengan cara melewati belakang truk dan posisi truk tersebut dalam kondisi mudur. Tidak lama kemudian terjadilah insiden kecelakaan terhadap kadet atas aman Dedi Hariyadi,” jelas Kasat Reskrim melalui rilis media.

Korban d tergencet truk besar dengan nomor polisi B 9996 UYU. Akibat kecelakaan itu, korban mengalami pendarahan di kepala, mulut dan hidung mengeluarkan darah. Korban langsung dibawa ke rumah sakit Tripat Gerung oleh rekan korban. Namun kondisi korban yang terluka serius, tidak bisa tertolong. Korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Tim Reskrim Polres Lobar sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas melakukan pemotretan baik secara umum maupun khusus terhadap TKP dan Barang Bukti (BB) ataupun benda lain yang ada kaitannya dengan peristiwa yang terjadi. Lalu melakukan pemotretan terhadap korban.
Tidak hanya itu, pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti di TKP berupa satu pasang sepatu warna hitam milik korban. Bekas darah korban yang masih menempel di lantai kapal dan bekas darah korban yang masih menempel di terpal truk.

Sementara itu General Manager PT Pelindo III Baharudin membenarkan kejadian yang memakan korban jiwa ini.” Iya kita turut berduka atas insiden di atas kapal yang menimpa crew kapal,” ungkapnya.

Bahar mengatakan, kejadian tersebut terjadi saat korban sedang mengatur kegiatan di terminal Gilimas. (ami)

OLAH TKP: Petugas kepolisian melakukan olah TKP kecelakaan yang menyebabkan seseorang Kadet meninggal dunia.(ist)